Nyobain Paket Buka Puasa All You Can Eat di Oda Cafe & Resto

oda-cafe-&-resto

Tak terasa sudah memasuki akhir bulan ramadan, cepet banget ya. Dari sebelum ramadan itu Wasik udah ngajakin buat mengagendakan buka bersama bareng teman-teman yang lain dan baru terealisasi di weekend kemarin. Bukber kali ini kita nyobain menu buka puasa di Oda Cafe & Resto.

            Oda Cafe and Resto is a part of Odaita Hotel, salah satu hotel yang ada di Pamekasan. Lokasinya sangat strategis, berada di seberang POM Bensin Pamekasan, tepatnya di Jl Raya Sumenep No. 88 Pamekasan Madura. Nah di Bulan Ramadan ini Oda Cafe & Resto menawarkan beberapa paket buka puasa. Ada Parit (paket irit) berupa menu makan utama, es teh, dan camilan dalam satu paket dengan harga yang murah. Sayangnya paket irit ini berlaku untuk minimal pemesanan 15 orang. Karena cuma berlima (Aku, Wasik, Ila, Mukam, dan Silah. girl skuad, haha) kita nyobain yang paket “All You Can Eat” dimana dengan Rp. 50.000/orang bisa buka puasa sepuasnya. Continue reading “Nyobain Paket Buka Puasa All You Can Eat di Oda Cafe & Resto”

Jelajah Kuliner Pamekasan di Jam Makan Siang

Bagaimana rasanya rindu? Tentu ingin bertemu bukan? Gak cuma pada seseorang tapi juga pada apapun yang sudah lama tidak kita jumpai, eaaahh. Bulan Ramadhan kemarin sebulan penuh kita berpuasa, sebulan itu juga kita tidak bertemu menu makan siang. Gado-gado, mie ayam, bakso, soto, sate, nasi bebek, rujak, de el el adalah deratan menu makanan yang membuat kita kangen. Tanpa perlu berdebat aku sama Mbak Rizka membuat kesepakatan, setiap jam makan siang kita akan menjelajahi makanan-makanan tersebut satu persatu. Tiga minggu terakhir ini kita beneran menjalankan misi tersebut. Aku punya ide untuk menuliskan misi ini di blog. Supaya semisal nanti kita sudah tidak lagi bekerja di tempat yang sama kita dapat mengenangnya melalui tulisan ini.

Memang sih kadang-kadang aja kita makan siang dengan menu-menu ini. Palingan kalau lagi bosen makan nasi atau memang bener-bener lagi pengen salah satunya. Tapi karena sudah lama tidak bertemu tetap saja rasanya kangen, ehem. Continue reading “Jelajah Kuliner Pamekasan di Jam Makan Siang”

Kuliner Khas Pamekasan Madura dalam Jepretan Smartphone

kuliner-khas-pamekasan

Hari Rabu, tanggal 15 Februari 2017 libur, yes. Surprise banget nih buat aku. Sebelumnya lihat kalender di bulan Februari gak ada tanggal merah satupun. Gondok banget kan liatnya. Eh ternyata berhubung di beberapa daerah di Indonesia sedang dilaksanakan Pilkada serentak pemerintah menetapkan hari Rabu tanggal 15 Februari 2017 libur nasional. Gimana gak girang dapet bonus liburan kayak gini. Haha segitu girangnya diriku, norak banget ya. Biarin, hehe. Cuaca hari itu sangat cerah tidak seperti hari-hari sebelumnya yang selalu diguyur hujan beserta anginnya. Pas banget buat menjalankan sebuah misi yang sudah aku rencanakan. Btw, buat kamu yang lagi Pilkada gimana hasil pilkadanya? Semoga kandidat yang terpilih adalah yang terbaik dan membawa perubahan berarti buat daerahmu.

Ngomongin soal daerah, Indonesia itu kaya akan kuliner khas di setiap daerahnya. Setiap daerah pasti memiliki makanan khas yang berbeda-beda antara satu daerah dan daerah lainnya. Indonesia itu kaya akan cita rasa nusantara yang beragam. Continue reading “Kuliner Khas Pamekasan Madura dalam Jepretan Smartphone”

Campur Lorjuk, Rawa Mangunan dan Pedelegan

rawa-mangunan

Namanya Rawa Mangunan, sebuah tempat asyik yang ada di daerah Pademawu. Sebelum Pasar mongging ada jalan ke timur. Jalannya rusak parah, panas lagi. Aspalnya sudah mengelupas dan batu-batunya menonjolkan diri tanpa malu-malu membuat kita lebih ekstra dalam mengendarai motor. Hutan bakau cukup lebat kita temui sepanjang jalan berbatu ini. Terus aja sampek mentok. Nanti ada bangunan yang sepertinya sudah tidak terpakai. Aku juga gak tahu itu gedung apa.

Tempatnya cukup bagus, perpaduan air laut (lebih mirip sungai sih) dan hutan bakau yang hijau. Spot yang paling menarik untuk berfoto ria adalah bangunan yang menjorok ke laut membentuk dermaga tapi ukurannya pendek. Aku saranin kalau mau ke sini mending bawa pancing aja. Banyak ikannya, kelihatannya asyik ke sini sambil mancing. Tadi aja ada beberapa orang yang sedang memancing di sini. Potensial banget kalau dikelola menjadi Ekowisata Mangrove semacam di Wonorejo Surabaya. Continue reading “Campur Lorjuk, Rawa Mangunan dan Pedelegan”

Kaldu Kikil dan Hujan

kaldu-kikil

“Pokoknya hari ini harus jalan.”

“Kemana?”

“Gak tahu!”

Rencana ke Gunung Payudan yang tercetus minggu lalu gagal karena sang inisiator membatalkan. Meski begitu aku pengen tetep jalan begitupun temen-temen yang lain. Tapi gak tahu mau kemana. Jadi aku, Wasik, Ulva, Dik Dian dan Ikoh ketemuan di Pasar Blumbungan kemudian melajukan motor ke utara menuju Pakong. Niatnya sih kulineran aja, pengen nyobain Mie Bakso Jamur milik temenku. Sayangnya kalo hari Sabtu dan Minggu tutup katanya. Sebagai gantinya Ulva bilang ada kaldu kikil yang enak di sana. Wasik juga membenarkan.

Kaldu, di Madura adalah sejenis makanan berkuah dengan isian kacang ijo dan potongan-potongan daging bebrbentuk dadu. Sedangkan untuk kaldu kikil sebenarnya gak beda dengan kaldu biasa hanya dagingnya diganti sama kikil. Continue reading “Kaldu Kikil dan Hujan”

Menu Lang-tolang dan Paes yang Bikin Nagih

warung-ponjuk

Pas libur tahun baru kemarin Wasik ngajakin aku kulineran ke daerah Ponjuk. Yah kebetulan lagi free jadi kita kencjan ke sana, haha. Berada tepat di jalan raya menuju Pakong dan Waru yang meliuk-liuk. Ada sebuah warung kecil tepat sebelum tikungan tajam sebelum kecamatan Pakong. Kurang lebih 12 KM dari Kota Pamekasan ke arah utara. Wasik penasaran sama menunya karena meski sering ngelewatin warung itu dia belum pernah nyobain.

Warung kecil dengan spanduk bertuliskan “Warung Buk Hoseh” tergantung di depannya. Nyampek sana kita langsung duduk di salah satu saung yang ada di sebelah warung ini. Yang bikin asyik di sini kita bisa menikmati panorama alam khas pedesaan ditemani es kelapa muda. Continue reading “Menu Lang-tolang dan Paes yang Bikin Nagih”

Sarapan Nasi Jagung di CFD

20150927_063314
Nasi Jagung

 

Pagi, jam 6an Arek Lancor (Arlan) sudah sangat rame. Biasa hari minggu acara Car Free Day. Setelah memarkir motor aku sama Ikoh jalan kaki langsung menuju stand-stand kuliner. Kemarin dia ngajakin sarapan di sini. Berbagai macam aneka kuliner, mulai dari jajanan sampai makanan berat tersaji dibalik stand yang berjejer di bawah pohon trembesi. Semuanya menggugah selera. Continue reading “Sarapan Nasi Jagung di CFD”

Review Kuliner Perdana: Mie Ayam Ceker Veteran

"Mie Ayam Ceker Veteran"
“Mie Ayam Ceker Veteran”

Hai hai. Kali ini mau nyoba posting tentang sesuatu yang berkaitan dengan makanan. Seperti judul postingan, ini adalah review pertamaku tentang kuliner. Aku mulai aja ya. Minggu lalu aku sama Mbak Rizka (temen kantor) keluar pas jam istirahat. Kebetulan udah lama pengen mie ayam jadi kita makan siangnya di Mie Ayam Ceker Veteran. Bagi yang ngaku orang Pamekasan pasti tau dong sama mie ayam ceker yang satu ini. Karena udah terkenal banget loh. Continue reading “Review Kuliner Perdana: Mie Ayam Ceker Veteran”

Riview Kuliner Perdana: Mie Ayam Ceker Veteran

"Mie Ayam Ceker Veteran"
“Mie Ayam Ceker Veteran”

Hai hai. Kali ini mau nyoba posting tentang sesuatu yang berkaitan dengan makanan. Seperti judul postingan, ini adalah review pertamaku tentang kuliner. Aku mulai aja ya. Minggu lalu aku sama Mbak Rizka (temen kantor) keluar pas jam istirahat. Kebetulan udah lama pengen mie ayam jadi kita makan siangnya di Mie Ayam Ceker Veteran. Bagi yang ngaku orang Pamekasan pasti tau dong sama mie ayam ceker yang satu ini. Karena udah terkenal banget loh. Continue reading “Riview Kuliner Perdana: Mie Ayam Ceker Veteran”

Rujak Soto

Rujak adalah salah satu jenis makanan tradisional yang sangat mudah ditemui di Jawa timur termasuk di daerahku, Pamekasan. Kali ini mau posting salah satu jenis makanan tersebut yaitu rujak soto. Kalau hasil serching dari om google sih rujak soto itu katanya berasal dari Banyuawi. Di sini aku ingin menulis tentang rujak soto berdasarkan versi di tempat tinggalku. Continue reading “Rujak Soto”