Tentang Keseruan Liburan di Banyuwangi dan Travel Partner Impian ASUS ZENBOOK UX391UA

banyuwangi

Yeaay… Alhamdulillah finally satu mimpiku terwujud. Mimpi untuk traveling ke Banyuwangi, kota kecil di ujung timur pulau jawa yang memiliki banyak sekali keindahan alam nan eksotis.

Kebetulan akhir tahun kemarin ada libur agak panjang, kesempatan emas yang gak boleh dilewatkan. Gayung bersambut, Ila juga lagi pengen banget ke Banyuwangi. Langsung deh kita bikin plan mulai dari transportasi, penginapan, sewa motor dan menyusun itinerary.

Hari Pertama di Banyuwangi

Rasanya senang sekali saat pertama kali menginjakkan kaki di depan Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi. Hari pertama kita berhasil mengeksplore Taman Nasional Baluran. Pas balik dari Pantai Bama hujan turun cukup deras, kita berteduh di bawah pohon.  Hujan mulai reda, tapi ketika mau lanjut motornya tertahan antara pembatas jalan dan hujan turun lagi.

Rasanya pengen nangis, untungnya ada orang baik yang nolongin sehingga motornya bisa kembali ke jalan yang benar. Karena udah basah dan cuaca tidak memungkinkan, rencana ke Waduk Bajul Mati harus rela dicancel. Begitupula dengan Pantai Watudodol hanya bisa kita lewati karena hujan tak kunjung berhenti. Jujur hal-hal kayak gini bikin mood berantakan, tapi kalau nurutin bad moodnya kita jadi tidak menikmati travelingnya dong. Toh dari sekian banyak kesulitan yang kita hadapi masih lebih banyak kebaikan-kebaikan yang kita temui kan.

Sorenya setelah mood membaik kita memilih untuk eksplore Banyuwangi kota aja. Udah jauh-jauh ke Banyuwangi sayang banget dong kalau melewatkan waktu begitu saja. Kita city tour ke Taman Sri Tanjung dan Kali Lo, abis itu baru deh istirahat.

Hari kedua di Banyuwangi

Kita mengejar Sunrise di Pantai Marina Boom. Banyuwangi terkenal dengan julukan sunrise of java, menjadi tempat dimana kita bisa melihat matahari terbit pertama kali di pulau Jawa. Jadi kalau lagi di Banyuwangi wajib banget menikmati sunrisenya. Pasir di Pantai Boom berwarna hitam, ombaknya tidak besar, dan pulau Bali terlihat jelas di pandangan.

Selain Pantai Boom kita juga ke Pantai Cacalan, pantainya mirip-mirip lah sama Pantai Boom. Kemudian siangnya kita ke rumah Dinas Bupati Banyuwangi dilanjutkan ke Pondok Indah Resto, Air Terjun Kalibendo, dan Air Terjun Jagir. Di sini nuansa alamnya kerasa banget, cuacanya sejuk dan segar. Kita main-main di sungai, airnya tuh jernih banget, aku betah banget di sini.

 

Destinasi terakhir dan paling utama kita ikut opentrip ke Kawah Ijen. Jam setengah satu setelah pergantian tahun kita berangkat, satu jeep ada 6 orang. 2 bule cowok, 1 bule cewek, 2 bule lokal (red: aku sama Ila, hehe), sama pak sopir. Jangan bayangkan bulenya tinggi, putih, dan baik ya. Yang ada mereka bayar toilet 2.000 aja gak mau, ckckck.

Tracking menuju Kawah Ijen itu perjuangan banget guys. Pertama jalan udah disambut sama tanjakan dan itu terus menerus sampai rest area. Abis itu lumayan lah kalaupun tanjakan gak terlalu curam dan ada pegangannya. Belum lagi untuk melihat blue fire kita harus menuruni jalur berbatu. Tapi itu semua terbayar ketika bisa melihat si api biru muncul dari balik asap tebal. Di musim penghujan banyak yang bilang jarang blue fire bisa terlihat. Jadi meski hanya bisa melihat sekilas aku udah seneng banget. Hari semakin terang, danau kawah dengan airnya yang berwarna tosca semakin terlihat. Kita kembali menaiki jalur berbatu untuk pulang sambil sesekali mengabadikan pesona Kawah Ijen yang keindahannya tidak terbantahkan.

Liburan ke Banyuwangi bagiku sangat berkesan. Aku bisa mengunjungi banyak tempat cantik mulai dari eksplore kotanya, savana, pantai, sungai, air terjun, gunung, hingga kawah. Traveling semenyenangkan itu, memberikan banyak kejutan dan pengalaman baru yang membekas dalam ingatan. Traveling itu gak cuma manis-manisnya aja loh, pasti akan ada beberapa kesulitan yang kita temui. Karena kesulitan yang berhasil kita lalui itu perjalanan kita menjadi bermakna dan tidak terlupakan.

Traveling itu menyenangkan, menuliskan cerita perjalanan saat traveling juga menjadi kesenangan tersendiri buatku. Selain untuk sharing pengalaman juga untuk mengabadikan perjalanan itu sendiri. Suatu saat nanti jika waktu telah lama berlalu dan mungkin aku lupa, aku bisa membacanya kembali. Aku bisa mengingat kembali apa yang pernah aku temui, apa yang pernah aku lihat, dengar dan rasa dalam perjalanan itu.

Kalau lagi traveling aku gak pernah bawa laptop, alasannya berat dan gak muat, gaes. Tas aja udah penuh sama baju ganti, peralatan mandi dan make up, ditambah charger dan powerbank. Belum lagi kalau jalan-jalannya naik kendaraan umum, berat bawanya hiks. So, Aku lebih memilih menuliskan cerita perjalanan kalau sudah nyampek di rumah aja.

Biasanya aku menuliskan cerita perjalanan mengandalkan laptop kesayanganku ASUS X441S. Tapi belakangan karena laptop adekku kurang mendukung untuk mengerjakan tugas dan laporan kuliahnya dia minta tukeran. Laptop si adek ini baterainya udah kurang maksimal. Paling gak nyampek 1 jam pemakain udah KO, gak bisa jauh-jauh dari colokan gitu. Drama banget ya, hiks. Sekarang sih Adek lagi libur panjang, aku bisa ketemu lagi sama laptop kesayangan ini. Tapi Februari nanti dia udah balik lagi ke kosnya, drama akan terulang lagi, hiks. Kayaknya butuh laptop baru nih.

Mungkin akan berbeda kali ya ceritanya kalau punya ASUS Zenbook S UX391UA yang baru dirilis di Indonesia pada 23 Oktober 2018 lalu. Laptop ini digadang-gadang sangat cocok buat traveler karena bodynya yang tipis dan ringan. Lihat-lihat spesivikasinya di website Asus bikin ngiler, euy.

ASUS Zenbook UX391UA Tipis, Ringan, dan Tangguh

Keunggulan utama Asus Zenbook UX391UA adalah bodynya tipis dan ringan. Untuk para traveler macam aku yang beralasan bawa laptop saat traveling berat dan ribet, ini problem solvingnya. Bodynya super tipis dengan ketebalan hanya 12,9 mm mudah banget masuk ke dalam tas dan gak makan banyak tempat. Dimensinya aja hanya seukuran kertas A4. Berat juga cuma sekitar 1 kg, ringan banget jadi masih bisa keangkut lah ya di punggung.

Asus Zenbook UX391UA juga udah tersertifikasi Military Grade MIL-STD 810G. Jadi meski bodynya tipis ketangguhannya jangan ditanya karena sudah melalui serangkaian pengujian berupa drop test, vibration test, altitude test, high temperature test, sampai low temperature test. Layaknya para traveler yang sudah tahan banting setelah melalui berbagai macam kesulitan dalam perjalanan, mulai dari cuaca panas dan hujan, medan yang terjal, licin, dan berbatu. So, urusan ketangguhan gak diragukan lagi.

asus-zenbook-ux391ua

Aku pernah nonton di youtube seorang vlogger mereview laptop Asus yang udah tersertifikasi Military Grade. Doi berkali-kali menjatuhkan laptop, menginjak, bahkan juga melindesnya dengan mobil. Laptop tersebut penyok di beberapa bagian tapi menakjubkannya pas dinyalain masih berfungsi dengan sangat baik, wow.

Traveling sama laptop ini bakalan enjoy banget. Meski terhimpit di dalam tas dan goncangan saat di kendaraan atau gak sengaja jatuh masih aman lah ya. Impian banget nih punya travel partner yang strong kayak gini.

ASUS Zenbook UX391UA, Design for ultimate comfort

Design Asus Zenbook UX391UA dirancang dengan mekanisme ergolift dimana layar ZenBook UX391UA juga berfungsi sebagai penopang bodi yang memungkinkan menambah kemiringan 5,5 sehingga menjadi lebih nyaman saat mengetik. Laptop ini bisa terbuka hingga sudut 145 supaya bisa lebih bebas memilih sudut layar terbaik.

Kadang kalau lagi menuliskan cerita perjalanan suka keasyikan ngetik kan. Dengan mekanisme ergolift, mengetik selama apapun bakalan tetap nyaman dong. Keybord ergonomis ini memiliki travelling distance 1,2mm dan udah dilengkapi dengan LED backlight. Jadi akan  tetap nyaman Mengetik di tempat gelap sekalipun.

asus-zenbook-ux391ua

Mekanisme ergolift juga memungkinkan kinerja pendingin dan audio menjadi lebih maksimal. Sistem pendingin Asus Zenbook UX391UA menggunakan teknologi impeller kipas inovatif yang dirancang untuk mengoptimalkan sirkulasi udara sehingga tetap dingin. Laptop ini juga menggunakan aplikasi quiet fan yang menjadikan pengoperasian kipas menjadi lebih senyap.

Untuk audio Asus ZenBook UX391UA bersertifikasi Harman Kardon dan SonicMaster Premium yang menghasilkan kualitas suara premium. Memiliki dua speaker menghasilkan surround sound dengan kualitas suara sinematik yang sangat bagus. Karena menggunakan amplifier khusus suara yang dihasilkan juga memiliki tingkat distorsi yang rendah dan lebih jernih. Asyik nih nonton drama korea, dengerin musik, atau nonton youtube dimanjakan suara yang enak di telinga.

ASUS Zenbook UX391UA, High Performance

Menulis cerita perjalanan di blog gak cukup hanya dengan tulisan. Supaya lebih menarik harus juga dilengkapi dengan foto bahkan video juga. Jadi butuh perangkat yang mumpuni buat dipakek multitasking mulai dari mengetik, memilah dan mengedit foto maupun video hingga mempostingnya di blog. Asus Zenbook UX391UA gak cuma asyik jadi partner traveling nih, tapi juga bisa diandalkan untuk membuat konten di blog.

Performa Asus Zenbook UX391UA sangat cepat karena udah dibekali prosesor kelas atas Inter Core i7 8550U berkecepatan hingga 4.0GHz. Mengusung arsitektur 14nm, prosesor ini juga membuat daya lebih irit. Laptop ini juga didukung oleh RAM LPDDR3 dengan kapasitas hingga 16GB dan penyimpanan menggunakan PCIe SSD dengan kapasitas 512GB.

ASUS Zenbook UX391UA udah dilengkapi dengan baterai lithium-polymer 4-cell. Daya tahan baterai yang lama sangat menunjang aktivitas seharian. Say good bye sama drama nyari-nyari colokan, hehe. Pengisian baterainya juga lebih cepat, bisa sampai 60% dalam waktu 49 menit. Mau dibawa traveling kemana aja juga bisa diandalkan.

ASUS Zenbook UX391UA, The Art of Perfection

Tampilan Asus Zenbook UX391UA kelihatan anggun dan mewah. Pernah lihat momen magis saat fajar ketika matahari menerangi langit biru pagi? Itulah inspirasi warna deep dive blue pada laptop ini yang dipadikan dengan tampilan berlian rose gold pada tepiannya. Perpaduan yang sempurna menunjukkan tampilan yang berkelas.

Layar ASUS ZenBook UX391UA menggunakan teknologi tampilan NanoEdge layar 13,3 inci dengan bezel 5,9mm dan screen-to-body ratio 85%. Tampilan warna laptop ini jernih dan memiliki detail warna yang baik berkat dukungan 100% sRGB color gamut dan resolusi Full HD (1920×1080).

ASUS Zenbook UX391UA, Koneksi Cepat dan Aman

ASUS Zenbook S UX391UA didukung dengan tiga port USB Type-C yang sangat mendukung kecepatan transfer data sangat tinggi hingga 40 Gbps. Dua di antara port USB  merupakan port Thunderbolt 3. Mau transfer foto-foto dan video saat traveling jadi lebih cepat dong.

Selain itu teknologi Asus Wifi Master membuat koneksi lebih cepat dan lebih andal pada jarak yang lebih jauh. Dan dengan MU-MIMO kinerja wifi 3x lebih cepat di lingkungan multi-perangkat. Nah kalau lagi pas butuh wifi di penginapan saat traveling bisa lebih mudah tersambung.

asus-zenbook-ux391ua

Touchpad di Zenbook UX391UA sudah dilengkapi dengan sistem sentuh hingga lima jari. Urusan keamanan, di ujung kanan atas touchpad terdapat sebuah sensor sidik jari atau fingerprint yang bisa digunakan untuk masuk ke dalam Windows tanpa harus mengetik password. Jadi lebih cepat dan aman.

Huwaaaa, jadi mupeng banget kalau udah tahu spesifikasi dari ASUS Zenbook UX391UA, tipis, ringan, tangguh, canggih, dan anggun. Siapa coba yang gak pengen punya travel partner kayak gini. Ngomongin soal traveling, nyari travel partner itu memang harus yang strong dan gak rewel kayak ASUS Zenbook UX391UA. Karena traveling itu bukan cuma seneng-senengnya aja. Tidak jarang kita menghadapi kesulitan dalam perjalanan. Tapi itulah sejatinya perjalanan, keadaan sesulit apapun harus dihadapi agar kita semakin kuat. Dan partner traveling yang tangguh itu bisa saling menguatkan.

Oh ya aku seneng banget bisa mengeksplore Banyuwangi. Keindahan alamnya membuatku ingin kembali suatu saat nanti. Dan juga karena masih ada beberapa tempat yang belum bisa aku kunjungi karena jarak dan waktu. Semoga terkabul, suatu saat bisa mengeksplore Pantai Teluk Hijau dan Pantai Pulau Merah Banyuwangi ditemani sama travel partner impian ASUS Zenbook UX391UA. Amin.

Note : Sumber gambar website Asus dan dokumentasi pribadi

Eksplore Keindahan Pulau dan Menginap di Gili Raja

gili-raja

Setengah hari sudah kita habiskan dengan main-main air di Gili Pandan dan Gili Bidadari. Berat sih ninggalin 2 pulau yang airnya bening kebangetan, apalah daya hari semakin siang. Kita lanjutkan perjalanan ke tempat berikutnya sekaligus pulau terakhir yang akan kita kunjungi yaitu Gili Raja. Ada banyak sekali keramba apung rumput laut begitu memasuki kawasan perairan Gili Raja. Keramba ini berkelompok-kelompok seperti membentuk jalan buat kapal maupun perahu yang lewat.

Air sedang surut, kapal yang kita tumpangi terpaksa bersandar agak di tengah. Mau tidak mau kita harus turun dari kapal di sambut air laut yang masih setinggi pinggang. Untungnya sih tadi udah basah-basahan jadi gak masalah meski pakaian harus basah lagi. Yang agak bermasalah daratan masih jauh. Kita harus berjalan kaki membelah air laut dengan penuh perjuangan. Belum lagi dasar lautnya banyak batu karang membuat kita harus ekstra hati-hati mencari pijakan.

Sampai di darat Pak Kurdi yang tadi berjalan lebih dulu datang dengan 2 motor. Bergantian kita dibonceng menuju rumah kerabat Pak Kurdi. Badan rasanya udah lengket semua, saatnya bersih-bersih diri. Setelah shalat kita beristirahat sebentar melepas lelah.

Capek sih, tapi pas diajak keliling-keliling lagi gak nolak. Selepas ashar kita bertujuh ditemani Pak Kurdi jalan-jalan sore ke beberapa tempat di Gili Raja. Kita sangat beruntung diajakin keliling pulau sama Pak Kurdi yang orang asli Gili Raja yang secara otomatis jadi tour guide dalam perjalanan ini. Continue reading “Eksplore Keindahan Pulau dan Menginap di Gili Raja”

Mengagumi Kecantikan Pulau–pulau Kecil Di Madura: Gili Pandan, Gili Bidadari, dan Gili Raja

gili-bidadari

Awal tahun 2017 salah satu resolusiku adalah mengeksplore kepulauan yang ada di Madura. Ada banyak sekali pulau-pulau kecil di sekitaran Pulau Madura yang memiliki kecantikan bak potongan surga. Aku cuma berhasil mengeksplore 2 pulau yaitu Gili Genting dan Gili Iyang (pulau dengan kandungan oksigen tertinggi kedua di dunia).

Nah bulan Februari 2018 lalu FLP Pamekasan ada agenda Camp in Gili yang dibuka untuk umum. Setelah memastikan jadwalnya pas di hari libur tanpa pikir panjang aku segera menghubungi contact person yang tertera di postingan IG FLP Pamekasan dan segera mendaftar. Pulau yang akan dikunjungi adalah Gili Pandan, Gili Bidadari, dan Gili Raja.

Beberapa waktu sebelumnya aku sama Ila (temanku) berencana ke Gili Pandan dan Gili Bidadari tapi gak jadi karena terkendala sewa perahu. Belum lagi masih harus cari temen buat patungan sewa perahunya. Jadi aku pikir acara Camp in Gili ini adalah sebuah kesempatan emas yang gak boleh aku lewatkan. Continue reading “Mengagumi Kecantikan Pulau–pulau Kecil Di Madura: Gili Pandan, Gili Bidadari, dan Gili Raja”

Tracking Penuh Perjuangan Menuju Kawah Bromo

kawah-bromo

Setelah melihat sunrise di Bukit Cinta kita melanjutkan perjalanan menuju Kawah Bromo. Tapi sebelumnya mampir bentar di Savana Widodaren buat photo session ala-ala di depan jeep gitu, biar lebih dapet nuansa Bromonya.

Di antara banyak gugusan gunung di Kaldera Gunung Bromo aku paling suka dengan Gunung Batok. Bentuknya menggunung sempurna, berwarna kehijauan ditumbuhi banyak pepohonan. Sesuai dengan bentuk gunung yang ada dalam imajinasi masa kanak-kanak dulu.

“Foto bareng dulu ya di sini sebelum naik ke kawah,” Kak Heru sang tour guide mengarahkan semua peserta opentrip untuk foto bersama, bukan foto keluarga.

Cukup satu kali instruksi dari Kak Heru kita langsung mengambil posisi masing-masing. Berbaris membelakangi Gunung Batok yang gagah kemudian mengeluarkan beragam gaya.

“Semuanya bilang ciiiis.” Cekrek. Acara foto-foto selesai.

Adalah pilihan yang tepat ke Kawah Bromo pagi-pagi gini karena matahari masih belum terlalu menyengat dan stamina masih full. Di sini kita dikasih waktu bebas sampai jam sembilan untuk naik ke kawah Bromo. Ada beberapa sih yang gak naik. Karena aku baru pertama kali ke sini jadi aku mau naik. Sebenarnya masih kurang yakin juga kalau lihat puncak Bromo yang berjarak sangat jauh dari tempat parkir jeep. Orang-orang di kejauhan sana terlihat seperti barisan semut. Nah, kalau mereka bisa kenapa aku nggak? Lets go!!! Continue reading “Tracking Penuh Perjuangan Menuju Kawah Bromo”

Destinasi Wisata Alam Ini Wajib Dikunjungi Saat Pertama Kali ke Jember

destinasi-wisata-jember
Sumber gambar : Pixabay edit by Canva

Siapa yang gak tahu Jember, sebuah kota kecil yang mendunia karena Jember Fashion Carnavalnya. Aku sendiri belum pernah sih ke Jember, ups ketahuan deh. Buat orang awam sepertiku Jember Fashion Carnaval (JFC) adalah hal pertama yang ada di benak jika ditanya tentang Kabupaten Jember. Kemudian menyusul Pantai Papuma, dan Universitas Jember (Unej), beberapa teman dan saudara ada yang kuliah di sana. Selain 3 hal tersebut masih banyak hal tentang Jember yang belum aku tahu terutama tentang destinasi wisata Jember.

Ya udah, kenalan dulu yuk. Kabupaten Jember merupakan Kabupaten yang ada di bagian tenggara Jawa Timur. Secara administratif wilayah Kabupaten Jember berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Probolinggo di sebelah utara, Kabupaten Lumajang di sebelah barat, Kabupaten Banyuwangi di sebelah timur, dan sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia.

Kabupaten Jember terletak di lereng Pegunungan Yang dan Gunung Argopuro. Secara geografis Kabupaten Jember sangat strategis dengan berbagai potensi sumber daya alamnya. Gak heran ya kalau Jember punya banyak destinasi wisata alam yang mempesona. Selain dijuluki kota karnaval Jember juga mendapat julukan sebagai kota seribu bukit. Usut-punya usut hal ini karena topografi Jember yang memiliki banyak bukit. Continue reading “Destinasi Wisata Alam Ini Wajib Dikunjungi Saat Pertama Kali ke Jember”

Fakta Menarik Taman Botani Sukorambi Jember

taman-botani-sukorambi
Sumber gambar : tamanbotanisukorambi.com

My morning activity, biasanya bersih-bersih rumah, kadang juga ngelipet baju sambil nonton TV. Secara kan bosen ya kalo ngerjain sesuatu gak ada hiburannya, hehe alasan. Aku paling seneng nonton acara TV seputar tempat wisata. Waktu itu aku liat acaranya menayangkan tempat wisata taman koi di Taman Botani. Tempat tersebut menjadi taman percontohan spesialis ikan koi di Jawa Timur. Wah keren.

Karena penasaran aku searching deh di mbah gugel pakek keyword “Taman Koi Botani”. Ternyata wisata edukasi ikan koi tersebut ada di Taman Botani Sukorambi Jember. Pada awalnya setelah pensiun Bapak H. Abdul Kahar Muzakir menyibukkan diri membuat tambak-tambak kecil dan menanam berbagai jenis bunga, buah-buahan, sayuran, dan tanaman obat. Seiring bertambahnya koleksi tanaman dan hewan yang dimiliki, beliau kemudian membukanya sebagai tempat rekreasi dengan tujuan supaya dapat membantu dunia pendidikan dengan memberikan sarana belajar tentang alam dan membantu pemerintah dalam mengajak masyarakat agar sadar lingkungan, tumbuhan dan satwa. Informasi ini aku dapet dari website resmi Taman Botani Sukorambi.

Taman Botani Sukorambi merupakan salah satu destinasi wisata Jember bernuansa alam yang mengusung konsep Rekreasi sambil Belajar, menyajikan beraneka ragam koleksi tanaman, hewan, permainan dan wahana-wahana lainnya. Asyik dong main-main di alam sambil belajar banyak hal baru. Setelah utak-atik website Taman Botani Sukorambi aku menemukan beberapa fakta menarik tentang Taman Botani Sukorambi. Intip yuk. Continue reading “Fakta Menarik Taman Botani Sukorambi Jember”

Wisata Alam yang Instagramable di Jogja, Jurang Tembelan

Kamu sudah punya rencana berlibur ke Jogja? Kalau kamu lagi nyari destinasi wisata buat dikunjungi, ada satu rekomendasi nih. Coba deh ke Jurang Tembelan. Jurang Tembelan sekarang jadi salah satu tempat wisata popular yang ada di Yogyakarta. Lokasinya gak seberapa jauh dari kawasan wisata Kebun Buah Mangunan. So, kalau kamu mau, abis dari Jurang Tembelan bisa banget lanjut ke Kebun Buah Mangunan.

Lokasi Jurang Tembelan berada di Dukuh Kanigoro, Mangunan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat kota Yogyakarta jarak yang harus ditempuh sekitar 22 kilometer dengan lama perjalanan sekitar 1,5 jam. Karena lokasinya cukup jauh, baiknya sih membawa kendaraan pribadi aja untuk sampai ke Jurang Tembelan. Kalau memang gak bawa kendaraan pribadi gak usah khawatir, kamu bisa menggunakan jasa sewa mobil OMOcarsJogja yang letaknya berada di sekitar pusat kota Jogja. Continue reading “Wisata Alam yang Instagramable di Jogja, Jurang Tembelan”

Menyibak Keindahan Air Terjun Madakaripura yang Tersembunyi Dibalik Tebing Tinggi

 

air-terjun-madakaripura

Air Terjun Madakaripura merupakan air terjun tertinggi di pulau jawa. Berada di lereng Gunung Bromo dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBS) tepatnya di Desa Sapih Kec. Lumbang Kab. Probolinggo Jawa Timur. Konon di sinilah tempat pertapaan terakhir Patih Gajah Mada (Patih Kerajaan Majapahit yang dikenal dengan Sumpah Palapa-nya). Sesuai dengan nama Madakripura sendiri yang berarti tempat pertapaan terakhir Gajah Mada.

            Setelah dari Bromo kita kembali ke Sukapura, tempat berganti jeep tadi pagi. Adzan dhuhur berkumandang pas nyampek di sana. Kita langsung memesan makan sambil lalu bergantian mandi dan shalat. Setelah beristirahat sejenak dan semua urusan bersih diri beres, kita berangkat menuju Air Terjun Madakaripura. Perjalanan sekitar satu jam aku manfaatin buat tidur, buat nambah-nambah energy yang nantinya akan dipakai buat tracking ke Air Terjun Madakaripura. Jadi gak tau deh pemandangan sepanjang jalan seperti apa, tau-tau udah nyampek. Continue reading “Menyibak Keindahan Air Terjun Madakaripura yang Tersembunyi Dibalik Tebing Tinggi”

5 Alasan Opentrip Membuat Liburan Jadi Mudah

bromo

Kamu pernah gak, pengen jalan-jalan tapi gak ada teman yang bisa diajak? Atau pengen jalan-jalan tapi gak punya banyak waktu buat liburan ke tempat yang agak jauh? Aku banget nih. Gak ada partner dan waktu yang terbatas selalu menjadi kendala saat akan traveling. Tapi ada banyak jalan kan, menuju Roma. Ada banyak cara pula untuk tetap bisa traveling. Jadi, Aku nyoba ikutan opentrip waktu ke Bromo Februari kemarin.

Apa itu Opentrip?

Kamu yang doyan traveling pasti familiar dong dengan istilah ini. Opentrip merupakan liburan gabungan dengan rencana yang sudah tertata rapi dari operator perjalanan. Untuk ikut opentrip aku mendaftar pada salah satu travel agent yang membuka open trip ke Bromo-Madakaripura. Waktu itu aku mendaftar H-2 keberangkatan, untung masih kebagian seat.

Jaman sekarang sudah banyak sekali travel agent yang membuka layanan opentrip ke berbagai tujuan wisata. Tinggal pilih mau kemana, lihat jadwal dan harga, kalau cocok jalan deh. Segampang itu. Opentrip menjadi problem solving dan ini alasan kenapa opentrip membuat #LiburanJadiMudah versi aku. Continue reading “5 Alasan Opentrip Membuat Liburan Jadi Mudah”

Nyobain Paket Buka Puasa All You Can Eat di Oda Cafe & Resto

oda-cafe-&-resto

Tak terasa sudah memasuki akhir bulan ramadan, cepet banget ya. Dari sebelum ramadan itu Wasik udah ngajakin buat mengagendakan buka bersama bareng teman-teman yang lain dan baru terealisasi di weekend kemarin. Bukber kali ini kita nyobain menu buka puasa di Oda Cafe & Resto.

            Oda Cafe and Resto is a part of Odaita Hotel, salah satu hotel yang ada di Pamekasan. Lokasinya sangat strategis, berada di seberang POM Bensin Pamekasan, tepatnya di Jl Raya Sumenep No. 88 Pamekasan Madura. Nah di Bulan Ramadan ini Oda Cafe & Resto menawarkan beberapa paket buka puasa. Ada Parit (paket irit) berupa menu makan utama, es teh, dan camilan dalam satu paket dengan harga yang murah. Sayangnya paket irit ini berlaku untuk minimal pemesanan 15 orang. Karena cuma berlima (Aku, Wasik, Ila, Mukam, dan Silah. girl skuad, haha) kita nyobain yang paket “All You Can Eat” dimana dengan Rp. 50.000/orang bisa buka puasa sepuasnya. Continue reading “Nyobain Paket Buka Puasa All You Can Eat di Oda Cafe & Resto”