Bermain di Pantai Balaekambang

pantai-balaekambang

Hari Pertama: Perjalanan menuju Pantai Balaekambang

Perjalanan menuju Balaekambang Tanggal 1-2 November kemarin ada acara dari kantor ke pantai Balaekambang, Malang. Acara Ini kebetulan salah satu acara kantor khusus marketing. Masing-masing Area langsung berkumpul di sana. Kita berangkat dari kantor jam duaan dengan 2 mobil. Melewati jembatan Suramadu dan macetnya Surabaya. Jam 6 kita baru keluar memasuki Sidoarjo.

Aku kurang menikmati perjalanan. Perut bergejolak gara-gara managerku nyetirnya ngerem-ngerem mendadak gitu. Apalagi jarak perjalanan yang sangat jauh. Sebelum sampai di Balekambang kita masih harus melewati jalan berkelok dan menanjak. Di kiri kanan gelap hanya terlihat jajaran pepohonan. Rumah penduduk jarang terlihat. Ini mah kayaknya mau ke gunung bukan ke pantai. Sampai-sampai managerku berceloteh, “Jangan-jangan kita muter-muter gini, tau-tau muncul di Sumenep.” kami semuapun tertawa mengusir ketegangan. Bagi yang lagi cari rute perjalanan menuju Balaekambang maaf banget gak bisa cerita soalnya aku gak ngerti blas jalannya. Gelap.

Jam 11 kita akhirnya sampai juga di tempat tujuan. Tapi aku gak liat dimana pantainya. Hanya suara ombak yang riuh bergemuruh. Di sana sudah berdiri tenda kantorku. Beberapa area lain sudah berkumpul. Kita yang baru datang di suruh makan dulu. Baru kemudian ikut bergabung. Sesi yang paling aku gak suka adalah perkenalan diri di depan umum. Rame-rame sih. Ada yang iseng suruh perkenalan pakek bahasa Madura. Diminta nyanyi lagu Madura lagi. Jeddeng….

Jam dua belas acara makan-makan usai. Saatnya menuju ke penginapan. Dalam bayanganku aku bakal langsung memejamkan mata, karena sudah gak kuat melek. Capek iya. Tapi ternyata nasib kita malah gak jelas. Kami kira untuk penginapan sudah dibooking sama pusat (yang mengkoordinasi acara ini). Ternyata kita malah harus cari penginapan sendiri. Nasib terlunta-lunta  hingga akhirnya cuma dapet 2 kamar untuk Mbak Riska dan suaminya serta Pak Wida dan istrinya. Yang lain bagian cowok kayaknya tidur di tempat berkumpul tadi. Aku???? Untunglah Mbak Intan dan Mbak Isna dari area Surabaya 1 bersedia menampungku. Karena sudah kelelahan meskipun dempet-dempetan aku pun terlelap diapit sama mereka.

Penginapan yang aku tempati ini 150.000 permalam. Fasilitasnya tempat tidur sama kamar mandi dalam. Tapi masih lebih enak kamar mandi yang berjejer di luar. Airnya lebih seger dan lebih luas. Ada meja dan kipas juga. Tersedia satu colokan. (sekedar info).

Hari Kedua: Outbond

Acara pagi ini adalah outbond. Kita kembali ke tempat berkumpul tadi malem. Ketika berjalan menuju mobil dari arah selatan ombak ribut berkejaran seperti akan menghampiri kami. Di sebelah barat tampak ada bangunan seperti pura gitu. Aku yakin pasti itu yang disebut Pura Amarta Jaya berdiri kokoh di atas pulau Ismoyo. Yang kata orang mirip banget sama Tanah Lot di Bali.

pantai-balaekambang

pantai-balaekambang pantai-balaekambang

Sebelum mulai outbond kita pemanasan dan pembagian kelompok. Ada 8 kelompok dengan anggota masing-masing sekitar 10 orang. Selesai pemanasan kita menuju ke arah timur. Di sana ada hamparan pasir yang cukup luas. Cocok banget buat tempat bermain. Futsal pantai, Volly pantai, sama tarik tambang menjadi acara game kita pagi ini. Niatnya gak mau ikutan, biar cowok-cowoknya aja. Tapi harus ikut semua. Apalagi cewek-cewek di kelompok sebelumnya juga pada ikutan main. Ternyata seru, seru banget!!! Ngos-ngosan juga meski cuma dapat tugas menghalau bola agar tidak mendekat ke gawang kiper. Sesekali kaki terperosok benaman pasir pantai yang lembut. Ditemani deburan ombak yang keras khas laut pantai selatan. Aseg.

Game kedua adalah volly pantai. Yang ini berkelompok pakek 1 kain untuk melempar bolanya. Gak kalah seru melempar dan menangkap bola agar tidak jatuh di lapangan kami. Dilanjutkan game terakhir tarik tambang. Tapi aku gak ikutan. Selain karena udah pada capek. Pasti gak bakalan kuat nariknya. Jadi biar kaum adamnya saja yang main. Yang lain juga udah pada banyak yang bubar duluan. Sesi terakhir adalah penyerahan hadiah. Kami memberondong 2 kemenangan untuk futsal dan volly pantai juara pertama. Hore. Untuk tarik tambangnya kita kalah.

pantai-balaekambang

Selanjutnya acara bubar waktunya untuk sarapan. Setelah itu balik ke penginapan, mandi, siap-siap dan pulang. Sayang banget gak banyak foto yang aku ambil. Abisnya capek karena perjalanan yang jauh tadi malam. Harusnya tadi sebelum outbond aku bangun lebih awal dan jalan-jalan sendiri untuk menikmati lebih banyak keindahan di sini. Ya sudahlah, semua sudah berlalu. Aku cukup berpuas bisa menginjakkan kaki di pantai ini dan menuliskannya. Harus di.asah dulu nih naluri travellingku :). Banyak tenda-tenda berdiri di sekitar pantai. Seru kayaknya ya camping kayak mereka.

pantai-balaekambang

Di sini gak perlu khawatir kelaparan. Tersedia banyak tempat makan dengan harga terjangkau. Kios-kios juga banyak menjual beragam kaos dan sovenir lainnya buat oleh-oleh. Mushola dan toilet umum juga banyak. Gak perlu khawatir kalau mau laksanain ibadah.

Sekian dulu ceritaku di Balaekambang. Saatnya pulang!!!

Terima kasih sudah komen :)