Eksotisme Pantai Batu Sulung Sumenep yang belum Banyak Orang Tahu

 

pantai-batu-sulung

            Tiga minggu lalu aku ke rumah Ulfa, karena minggu sebelumnya aku di rumah seharian bosen. Aku ke sana main aja sih mumpung orangnya lagi di rumah. Biasanya pas hari Minggu dia sering ada di rumah mertuanya atau gak di rumah orang tuanya. Sebenarnya gak ada niatan buat jalan kemana. Kita cuma ngobrol-ngobrol aja tentang kabar dan beberapa hal. Terus nyampek deh pada obrolan tentang “Udah lama banget ya gak ngebolang bareng”. Iya sih kalau gak salah kita terakhir ngebolang bareng beberapa minggu sebelum dia nikah, tahun lalu. Itupun cuma ngebolang tipis-tipis ke daerah penambangan batu kapur di Blumbungan.

            Tercetuslah ide buat ngebolang saat itu juga. Ulfa buru-buru prepare biar gak terlalu siang karena jam 14.00 dia ada kegiatan. Pilihan tempat jatuh pada Pantai Batu Sulung di daerah Karduluk Sumenep. Alasannya karena tempatnya gak terlalu jauh dari sini dan itu tempat belum banyak yang tahu. Aku aja baru tahu pas telfonan sama temenku beberapa waktu lalu, udah agak lama sih.

            “Kamu udah pernah ke Pantai Batu Sulung,” temenku yang tahu kalau aku suka ngebolang bertanya.

            “Di mana tuh?” tanyaku balik. Jujur aku belum pernah tahu kalau ada nama Pantai Batu Sulung di Madura.

Temenku menjelaskan kalau dia pernah ke sana, dan menyarankan buat searching di internet. Karena penasaran langsung deh aku searching. Tempatnya lumayan bagus dan ternyata daerahnya gak terlalu jauh, sekitar setengah jam perjalanan. Heran aja kok aku gak tahu ya ada pantai ini, namanya aja aku belum pernah denger. Dan Ulfa pun yang rumah orang tuanya di Karduluk juga gak tahu tentang keberadaan pantai ini. Malah orang yang dari luar Madura yang udah pernah ke Pantai Batu Sulung ini, kalau gak salah orang Surabaya. Aku ketemu dan baca cerita perjalanan di blognya pas lagi searching.

Rute menuju Pantai Batu Sulung

            Kita berangkat sekitar jam setengah sepuluh dari rumah Ulfa. Untuk menuju Pantai Batu Sulung udah bisa diakses pakek GPS loh. Kita sebenarnya sudah familiar dengan daerah Karduluk, apalagi Ulfa. Patokannya kalau dari Pamekasan ada lapangan cukup luas sebelah kiri jalan. Tak jauh dari lapangan ada gang kanan jalan (ke arah selatan), kita masuk aja ke situ. Melewati rumah penduduk yang lumayan padat kita terus mengikuti jalan hingga mentok. Kita belum sampek nih karena motor gak bisa masuk sampai ke pinggir pantainya. Kita menitipkan motor di rumah warga sekitar terus kita turun jalan kaki melalui jalan setapak berbatu.

pantai-batu-sulung
Jalan setapak menuju Pantai Batu Sulung

Nyampek di Pantai Batu Sulung

            Gak butuh waktu lama tracking kita udah ketemu sama pantai. Pantai di sini bukan jenis pantai berpasir seperti Pantai Lombang, Slopeng, apalagi Pantai Sembilan, melainkan pantai dengan kontur batu karang. Sepanjang garis pantai yang kita lihat adalah hamparan batu karang.

pantai-batu-sulung

Eksplore Batu Besar di Pantai Batu Sulung

Pertama kali nyampek di Pantai ini kita langsung mengedarkan pandangan, apalagi yang kita cari kalau bukan batu besar yang menjadi daya tarik utama dari pantai ini. Kita melihatnya agak jauh di bagian barat sana. Tak perlu menunggu lagi kita langsung berjalan ke arah barat melewati hamparan batu karang yang cukup tajam dan agak licin. Pastikan kalau ke sini pakai alas kaki yang nyaman di kaki. Jangan kayak Ulfa nih, pakeknya sandal jepit sih tapi ada haknya cukup tinggi. Jadi kan susah pas jalan melewati karang-karang yang tajam. Harus ekstra hati-hati jalannya, salah pijakan dikit bisa kepeleset kan.

Setelah cukup bersusah payah dengan sandalnya Ulfa, akhirnya kita bisa mencapai batu besar yang kita maksud. Kita mulai naik untuk lebih dekat melihat dinding-dinding batu karang yang terpahat alami ini. lagi-lagi Ulfa agak kesulitan naik karena karangnya tajam-tajam. Akhirnya kita gantian naiknya, Ulfa pinjem sepatuku dulu, hihi. Trus pas Ulfa udah di atas sepatunya dia lempar ke arahku supaya aku juga bisa naik. Haha perjuangan banget, ya.

pantai-batu-sulung pantai-batu-sulungpantai-batu-sulung pantai-batu-sulung

Pas di atas aku jadi inget waktu ngebolang ke Batu Cangga di Pulau Gili Iyang. Jadi inget pas waktu manjat-manjat tebing karang di sana. Ya meskipun pemandangannya beda jauh lah dari sini. Dinding-dinding batu karangnya sih agak mirip-mirip dikit, tapi yang ini versi mininya (kontur dindingnya loh ya bukan pemandangannya yang mirip), haha maksa.

Cuaca saat itu sangat mendukung, gak hujan tapi matahari juga enggan bersinar. Kita jadi lebih leluasa mengeksplore Pantai Batu Sulung. Selesai mengeksplore batu-batu besar di bagian timur kita bergeser menyusuri batuan karang lebih ke arah depan. Ternyata penampakan batu besar yang sebenarnya lebih terlihat dari sini. Pahatan alami batu karang berwarna hitam kecokelatan membentuk karya artistik dengan beberapa rongga menyerupai mulut goa. Sama halnya bentuk batu khas di Bukit Masegit Omben yang gak mungkin ada di tempat lain, bentuk batu khas di sini ya adanya cuma di sini.

pantai-batu-sulung

pantai-batu-sulung pantai-batu-sulung

Jadi tambah semangat naik-naik lagi. Kayaknya seru nih naik sambil di videoin dari bawah. Awalnya cuma di bagian bawah sampai tengah aja. Tapi kayaknya naik ke bagian atas lebih menantang jadi lanjut deh naik hingga ke bagian paling atas, haha. Seru banget. Meski gak panas tapi naik ke bagian atas bikin keringetan juga ternyata. Kita benar-benar menikmati eksplore-eksplore batu besar ini sampai siang.

Oh ya, di Pantai Batu Sulung ini juga ada tempat bersejarahnya loh (dari sumber yang aku baca). Sebuah terowongan rel kereta api yang sudah ada sejak jaman pemerintahan Belanda. Sayangnya aku gak sempet eksplore karena baru tahunya pas udah pulang dari sana. Emang sih waktu itu pas mau pulang kita sempet lihat ada jalan setapak entah menuju kemana. Mungkin sih itu jalannya, perkiraanku aja. Aku sempet menyusuri jalanan kecil itu tapi urung karena jalannya semak-semak. Takut, Apalagi udah sepi banget, udah gak ada orang. Orang-orang yang tadinya nyari kerang udah pada pulang semua. Kita memilih untuk pulang aja.

pantai-batu-sulungpantai-batu-sulung

Aku sama Ulfa sama-sama suka ngebolang kayak gini, menemukan tempat baru yang belum banyak diketahui orang. Petualangannya lebih kerasa dan kita lebih bebas menikmati keindahan alam yang sesungguhnya tanpa keramaian. Akan berbeda sensasinya dengan berkunjung ke tempat wisata yang lagi ngehits karena spot-spot foto buatan yang lebih banyak menarik minat pengunjung. Udah gitu aja cerita ngebolangnya untuk kali ini. semoga next time ada kesempatan buat ngebolang lagi. Kalau kalian lebih suka ngebolang yang seperti apa?

 

2 thoughts on “Eksotisme Pantai Batu Sulung Sumenep yang belum Banyak Orang Tahu

    1. Ayo Mbak main-main ke Madura
      Bukan tempat wisata sih Mbak, tapi tempatnya lumayan bagus. Ada terowongan rel kereta apinya juga katanya. Padahal bagus Mbak kalau dikelola jadi tempat wisata.

Comments are closed.