Kuliner Khas Pamekasan Madura dalam Jepretan Smartphone

kuliner-khas-pamekasan

Hari Rabu, tanggal 15 Februari 2017 libur, yes. Surprise banget nih buat aku. Sebelumnya lihat kalender di bulan Februari gak ada tanggal merah satupun. Gondok banget kan liatnya. Eh ternyata berhubung di beberapa daerah di Indonesia sedang dilaksanakan Pilkada serentak pemerintah menetapkan hari Rabu tanggal 15 Februari 2017 libur nasional. Gimana gak girang dapet bonus liburan kayak gini. Haha segitu girangnya diriku, norak banget ya. Biarin, hehe. Cuaca hari itu sangat cerah tidak seperti hari-hari sebelumnya yang selalu diguyur hujan beserta anginnya. Pas banget buat menjalankan sebuah misi yang sudah aku rencanakan. Btw, buat kamu yang lagi Pilkada gimana hasil pilkadanya? Semoga kandidat yang terpilih adalah yang terbaik dan membawa perubahan berarti buat daerahmu.

Ngomongin soal daerah, Indonesia itu kaya akan kuliner khas di setiap daerahnya. Setiap daerah pasti memiliki makanan khas yang berbeda-beda antara satu daerah dan daerah lainnya. Indonesia itu kaya akan cita rasa nusantara yang beragam.

Aku gak tahu pastinya kapan kuliner memiliki hubungan yang sangat erat dengan fotografi. Yang pasti keduanya sekarang gak bisa dipisahkan. Sekarang ini aktivitas foto-foto menjadi menu wajib sebelum makan apalagi kalau lagi kulineran di tempat yang baru kita datengi. Wajib banget tuh foto-foto makanannya dulu sebelum disantap. Biar tak lekang oleh waktu, eh tak lekang kalau sudah ditelan kedalam perut maksudnya. Tapi jangan sampai lupa baca doa dulu ya sebelum makan, itu lebih wajib. Kalau udah jeprat-jepret bisa jadi lamaan foto-fotonya daripada makannya. Udah gitu langsung upload di medsos jadilah timeline medsos bertebaran dengan foto-foto makanan yang bikin ngiler. Tapi ada untungnya juga sih kita jadi bisa tahu makanan-makanan khas di daerah lain yang mungkin kita belum bisa dateng ke daerah tersebut.

Kali ini aku juga mau share beberapa makanan khas di daerahku yang mungkin belum banyak diketahui orang di luar sana. Sebelumnya siapa yang udah pernah ke Madura? Atau ada yang orang Madura, khususnya Pamekasan? Tos dulu dong kita. Mungkin kamu yang orang Pamekasan Madura udah tahu beberapa makanan-makanan khas ini.

  1. Campur Lorjuk

kuliner-khas-pamekasan kuliner-khas-pamekasan

Sepanjang jalan menuju Pantai Jumiang banyak sekali warung-warung kecil yang menjual makanan khas daerah yang satu ini. Terutama pas udah nyampek di pasar mongging, Kecamatan Pademawu. 2 piring campur lorjuk tersaji di depanku dan Adek di sebuah warung kecil dengan papan kecil di depannya bertuliskan “Campur Lorjuk”. Lontong, soun, remahan kripik tette (kripik khas madura), remahan kripik khas terbuat dari tepung beras mirip rempeyek, toge rebus, dan tentu saja si aktor utama taburan lorjuk (sejenis kerang bambu) tersiram kuah bening kemerahan begitu menggoda.

Yuk langsung santap. Kuah kaldu lorjuknya terasa gurih banget. makanan yang sederhana dengan harga yang juga sederhana, cukup Rp. 5000 per posrsinya udah bisa bikin perut kenyang.

  1. Soto Keppo

kuliner-khas-pamekasan

Kamu pasti tidak asing dengan yang namanya Soto Madura. Bahkan mungkin kamu udah sering menjumpai penjual makanan ini tersebar di daerahmu. Tapi pasti rasanya akan berbeda menikmati makanan khas yang satu ini di daerah asalnya. Nih, aku kasih tahu ya sebuah depot legendaris yang menyajikan soto khas madura, namanya Depot Soto Keppo. Terletak di pinggir Jalan Raya Sumenep di sebelah timur Pasar Keppo, sangat strategis. Aku melewatinya setiap hari setiap berangkat kerja dan terlihat selalu ramai.

Yang membedakan soto madura dengan soto-soto di daerah lainnya adalah remahan kripik khas yang terbuat dari adonan tepung beras mirip rempeyek tapi lebih kremes. Kalau disiram kuah bening menjelma seperti koya, tapi sebenarnya bukan. Isian lainnya ada soun, irisan kentang, irisan telur, toge goreng, dan suwiran ayam kampung. Uap kuah yang masih panas mengepul dari semangkok soto madura menguarkan aromanya yang gurih. Mau nasi atau lontong bisa pilih sesuai keinginan. Untuk harga juga ramah di kantong per porsinya Rp. 10.000.

  1. Lang-tolang dan paes

kuliner-khas-pamekasan

Denger nama menunya agak aneh ya? Sama, aku juga. Temenku Wasik ngajakin aku ke sebuah Warung di daerah Ponjuk karena penasaran sama menunya. Rumornya makanan di sana enak. Pas kita nyobain beneran enak dan bikin nagih. Tak seperti di tempat lain yang disajikan dalam piring. Kita disuguhkan 2 bakul nasi berisi nasi jagung dan nasi putih. Semangkok lang-tolang yaitu iga sapi yang dimasak kuah kuning dan sepiring paes yaitu pepes ikan tongkol. Sebenarnya menu utama di sini adalah nasi singkong tapi karena aku dan wasik sama-sama gak suka nasi singkong jadi kami pesan nasi putih dan nasi jagung aja. Makan di sini berasa lebih nikmat kayak makan di rumah sendiri ditambah dengan nuansa alam yang sejuk dan indah. Jangan lupa memesan es kelapa muda untuk menambah kesegaran selama makan. Warung ini terletak di daerah Ponjuk, jalan menuju Pakong. Berada tepat di bawah tebing dengan pemandangan sekeliling yang hijau. Makan sambil sekalian menikmati suasanan alam Madura yang panas-panas gimana gitu. Untuk harga kalau gak salah 10.000an deh. Aku lupa.

  1. Kaldu Kikil

kuliner-khas-pamekasan

Hujan-hujan enaknya makan yang anget-anget, pas banget tuh menyantap kaldu kikil. Kaldu di Madura adalah sejenis makanan berkuah dengan isian kacang ijo dan potongan daging berbentuk dadu. Sementara kaldu kikil ada tambahan kikilnya. Kalau belum terbiasa mungkin kacang ijo dengan kuah gurih akan terasa aneh di lidah. Tapi lama-kelamaan akan terasa enaknya. Cobain deh. Di daerah Pakong nih di tempat aku pernah makan ada sebuah warung yang menjual kaldu kikil dengan porsi cukup besar. Kita cukup memesan 3 porsi untuk berlima. Per porsinya Cuma Rp. 20.000. Tak butuh waktu lama sajian kaldu kikil di depan kami ludes bersisa tulang-belulang saja. Abis kena hujan di jalan membuat perut kita berlima jadi kalap pas ke sana.

  1. Ikan Bakar Bumbu Balado

kuliner-khas-pamekasan

Aroma ikan bakar meguar memenuhi indra penciuman di daerah sekitar Pasar Pasean. Pernah ke Pasean belum? Daerah pantura Pamekasan itu loh. Di sana banyak sekali penjual ikan bakar dengan bumbu baladonya. Ikan yang masih segar dibaluri dengan bumbu balado kemudian ditaruh di atas pemanggangan dengan bara arang di bawahnya. Mengundang selera banget deh. Mesti sabar nunggu ikannya di bakar ya belum lagi masih antre dengan pesanan orang-orang sebelum kita. Penjual di sana hanya menjual ikan bakarnya aja gak sama nasinya. Jadi harus bawa sendiri kalau mau langsung makan. Untuk harga kalau aku gak salah ingat Rp. 10.000 dapet 13 ikan berukuran sedang.

Itu dia beberapa kuliner khas yang ada di Pamekasan Madura. Hayo, di tempat kalian gak ada kan makanan-makanan ini. Dari pada cuma ngiler liat gambarnya, mending langsung masukin list di rencana perjalananmu. Aku tunggu, ya. Tempat wisata di Madura juga banyak loh, udah nunggu buat kamu datengin. Kalau lagi ke Madura terutama ke Pamekasan jangan lupa cobain icip-icip makanan-makanan ini ya. Rasanya pasti gak lengkap kan kalau ke Madura tanpa beburu kulinernya juga.

BTW, Udah pada tahu kan apa makanan khas di daerahmu? Yuk saling berbagi apa saja makanan khas di daerah kita.

12 thoughts on “Kuliner Khas Pamekasan Madura dalam Jepretan Smartphone

Terima kasih sudah komen :)