Sedihku

sedih2 Ramadlan 1434 H/Kamis, 11 Juli 2013

                Hari kedua di bulan ramadlan aku menghadapi sebuah ujian berupa kesedihan. Belum hilang rasa kehilanganku terhadap kepergian Emba, aku sudah harus masuk kerja karena bosku hanya member ijin satu hari. Tak ada yang mau mengerti dengan perasaanku. Bahkan Ayah dan Ibu memintaku untuk masuk. Padahal aku masih sangat lelah. Aku masih ingin mengeistirahatkan diri sejenak. Tapi apalah daya tak ada alasan yang mempertahankanku untuk tidak masuk kerja.

                Aku hanya mematung di depan computer. Sesekali Kenangan bersama Emba melesat dalam pikiranku. Membuat air mata sesekali menganak sungai di pipi. Aku benar-benar sedih dan merasa sendiri. Tak ada semangat dan tak ada senyum pagi ini.

                Kesedihan adalah sebuah perasaan yang tidak boleh aku biarkan berlarut-larut. Karena akan berdampak pada agenda yang telah aku susun selama ramadlan ke depan. Selalu ada hikmah dibalik setiap hal yang kita lalui asal selalu berpikir positif. Allah memberikan kesedihan supaya aku bisa lebih bersabar menghadapi ujian dari-Nya. terutama di bulan yang penuh berkah ini. karena sesuai firman-Nya bahwa “Allah bersama orang-orang yang sabar”. Dengan kesedihan ini Allah ingin agar aku lebih dekat dengan-Nya. Agar aku senantiasa berserah diri kepada-Nya.

Terima kasih sudah komen :)