Seperempat Abad

11 Maret selalu menjadi hari special buatku. Pasalnya di tanggal tersebut seperempat abad lalu aku pertama kali bisa melihat dunia. Menjadi awal perjalanan hidup sampai hari ini. Banyak hal yang udah dilalui selama 25 tahun ini. Postingan ini mau ngomongin beberapa hal yang terjadi hari Jum’at kemarin. Tahun-tahun sebelumnya dinding facebook sudah penuh dengan ucapan selamat ulang tahun. Tapi aku sengaja tidak mencantumkan tanggal lahir di facebook supaya lebih rahasia, hehe. Dan menjadi lebih surprise ketika sahabat-sahabat aku tetap mengingat hari specialku. Beneran terharu.

Kado, doa dan harapan di seperempat abad

Pagi jam 05.41 pagi dapet ucapan ultah dan doa dari sahabatku, Isya. Dia orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun. Doanya simple banget, sama dengan harapan-harapanku. Artinya dia berharap apa yang aku harapkan selalu tercapai. Dia mendukung semua mimpi-mimpiku. Tengkyu Isya.

titim-nuraini

Doi sahabat SMA yang sekarang tinggal di Malang. Jaman SMA dulu kemana-mana kita sering bersama, teman curhat juga bahkan banyak yang bilang kita kembar. Mahmud satu ini selalu eksis dengan 2 pangeran kecilnya Vidy dan Vicky yang selalu mengisi hari-harinya. Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu Isya.

Agak siangan sekitar jam 10 pagi Pak satpam masuk ke ruangan dan ngasih aku bungkusan kado. Katanya dari Ila.

“Ah ya ampun, dapet kejutan dari Ila.”

Aku membuka bungkusan berbalut kertas kado berwarna hijau. Sebuah notebook berwarna krem dan hitam kotak-kotak tampak sangat cantik. sukak.

Aku sama Ila sama-sama suka nulis makanya kita bisa deket meski gak sekelas. Dia adik tingkat di SMP dan SMA. Kesamaan minat membuat kita bisa bersahabat sampai hari ini. Kita juga sama-sama suka jalan dan doi partner yang baik saat traveling. Makasih Ila kadonya.

Satu lagi kejutan dari sahabatku yang baik hati dan tidak sombong, Fifi. Dia ngasih aku kiriman foto yang di desain dengan ucapan selamat ulang tahun lengkap dengan doa dan harapan untukku. Surprise banget dapat kiriman gambar ini.

Fifi sahabat sekelas pas kuliah juga teman kos satu kamar pula. Udah kayak saudara sama orang ini. banyak hal yang kita lewati selam 4 tahun kuliah. Suka duka di tanah rantau bareng dia. Saat ini doi lagi hamil 6 bulan. Baik-baik ya Fi sama babynya.

Suatu kesyukuran memiliki sahabat seperti mereka. Terima kasih Tuhan telah mengirim orang-orang baik ini dalam hidupku. Jarak dan kesibukan memang membuat kita jarang bertemu. Tapi ikatan persahabatan tetap tak pernah putus. Aku terharu banget mereka masih mengingat hari ulang tahunku tanpa harus aku publikasikan. Ini menandakan mereka sayang dan peduli. Makasih sahabat-sahabat terbaikku. Semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian. Love you.

Dan kemarin aku harus rela pulang basah-basah dan putih-putih gara-gara disiram air tepung sama temen kantor. Ini dia salah satu alasan menyembunyikan tangga lahir supaya terhindar dari adegan siram-siraman gih. Dan ternyata tetep aja kedeteksi sama Mbak Marta. Bermula dari kado yang dikirim Ila. Pak satpam yang ngasih titipan Ila rupanya masih mampir ke ruang sebelah parihal kado itu. Mbak Marta mulai curiga meski aku udah berusaha ngeles senatural mungkin. Dan dengan mudahnya dia melacak identitasku dari data-data karyawan di kantor. Mati aku. Nah puncaknya kemarin pas pulang kerja insiden siram-siraman air tepung terjadi. Ah mereka memang usil. Tapi aku tahu ini tanda bahwa mereka care sama aku hehe. Terima kasih Mbak Marta, Mbak Fat, Devi, Pak Ervin, Pak Bani dan semua yang terlibat tanpa bisa aku sebutin satu persatu, hihi.

Malem waktunya bareng keluarga. Berada di tengah-tengah mereka adalah suatu kesyukuran yang tak terhingga. Tadi juga sempet dinner romantis bareng si babe, hehe. Kebahagiaanku adalah melihat mereka bahagia. Ayah Ibu yang tak pernah putus menyebut namaku dalam doa-doanya. Terima kasih atas semua pengorbanan yang tulus untuk kehidupanku sama adik yang lebih baik.

Setiap pertambahan usia harapanku adalah menjadi pribadi yang lebih baik dan sholelah, rizki lebih lancar, dan umur yang barokah. Dan Harapan paling utama adalah bisa lebih produktif dalam menghasilkan karya. Mimpiku menjadi penulis juga blogger dan aku harus lebih berkeras lagi untuk mewujudkannya. Harus lebih semangat dalam menulis.

Eh kok jadi curhat panjang lebar gini. Udahan dulu deh. Sampai jumpa di lain postingan :). Pokoknya semangat dan terus menulis di usia seperempat abad ini.

Terima kasih sudah komen :)