Sisa Ramadlan

Tak terasa ramadlan sebentar lagi akan berakhir. Tapi sejauh ini hatiku masih saja beku. Masih belum ada peningkatan kualitas ibadah, malah cenderung menurun. Awalnya mungkin karena tamu bulananku datang mendahului datangnya ramadlan. Nuansa ramadlannya jadi kurang berasa karena belum bisa puasa. Eh malah keterusan sampai sekarang males buat ngapa-ngapain. Masih sering tidur lagi abis sahur, abisnya ngantuk dan dingin banget, hehe. Bangunnya jadi lebih siangan deh dan pekerjaan rumah sehari-hari banyak yang ketinggalan. Tilawahpun sangat kurang dibandingkan tahun kemarin.

Di sisa-sisa ramadlan yang hanya sedikit ini aku mencoba untuk bangun kembali. Berharap belum terlambat untuk memperbaiki semuanya. Ramadlan penuh berkah dan ampunan. Aku akan berusaha tidak tidur lagi setelah sahur. Karena di waktu inilah waktu yang sangat krusial. Kalo siang kan aku kerja seharian. Meski mata gak kuat melek dan cuaca dinginnya minta ampun harus dilawan nih, mengisinya dengan memperbanyak amalan sunah, dan membaca Al qur’an. Semangat mengejar ketertinggalan.
Untuk tarawih Alhamdulillah hampir gak pernah bolong. Cuma sekali waktu buka bareng sama temen-temen marketing di kantor. pulangnya kemaleman dan nyampek rumah tarawih sudah usai. Lepas dari itu untuk ibadah yang satu ini gak pernah absen. Aku selalu mengusahakan pulang lebih cepat meski ada acara buka bersama di luar. Dan udah niat untuk tidak bolong lagi sampai akhir ramdlan nanti.
Aku berharap waktu yang sedikit ini memberiku kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik. Menjadi pribadi yang selalu menjunjung nilai-nilai islami dalam keseharianku dan menjadi muslimah yang berkarakter islami yang kuat. Aamiin…

0 thoughts on “Sisa Ramadlan

  1. ‘Menjadi pribadi yang selalu menjunjung nilai-nilai islami dalam keseharianku dan menjadi muslimah yang berkarakter islami yang kuat’
    Allahu akbar

Terima kasih sudah komen :)