Belajar Ikhlas dari Kehilangan

titim-nuraini

Ceritanya kemarin pagi aku nonton pawai (semacam karnaval) di Pesantren tempat aku mondok dulu. Selain menyaksikan iring-iringan pawai di jalan raya, kita juga nonton atraksi drumband dan tong-tong atau ul-daul (music tradisional di Madura) di depan masjid asrama putra. Moment kayak gini biasanya digunakan para alumni untuk berkunjung ke sana. Kebetulan acaranya hari Minggu jadi aku juga bisa nonton. Di sana aku ketemu banyak sekali teman-teman sesama alumni, kebanyakan dari mereka sudah menikah dan menggendong anak. Pawai berakhir sampek siang sekitar jam 12. Pas mau pulang aku ketemu Mbak Tini, temen sekamar dulu yang udah lama gak ketemu. Jadi Adikku aku suruh bareng temenku dulu buat ke pondok putri tempat kita memarkir motor. Sebelum balik adikku minta uang buat jajan. Aku menaruh sisanya kembali di saku rok. Continue reading “Belajar Ikhlas dari Kehilangan”