Taman Tectona, Eduwisata yang Multifungsi di Sumenep

taman-tectona
Welcome in Taman Tectona

Matahari sedang terik-teriknya bersinar. Aku dan Mbak Leha memutuskan untuk meninggalkan Boekit Tinggi, rasanya kita udah lama banget duduk-duduk di Gazebo. Setelah ini kita masih akan ke Sumenep Kota menemui temennya Mbak Leha yang udah lama gak ketemu. Di Perjalanan, kita melihat sebuah tempat yang cukup rame seperti sebuah tempat wisata. Kita berhenti sebentar di seberang keramaian itu, membaca sekilas nama “Taman Tectona” tercetak di umbul-umbul yang berkibar-kibar tertiup angin. Taman Tectona kayaknya gak terlalu asing deh, aku pernah beberapa kali melihatnya di instagram. Yaudah, setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya kita memutuskan mampir dulu ke Taman Tectona. Udah kadung nyampek sini, sekalian aja kan. Lagian Temennya Mbak Leha masih janji ketemu abis sore nanti.

taman-tectona

Aku kira Taman Tectona sama kayak taman-taman sejenis ruang terbuka hijau gitu, ternyata ekspektasiku keliru. Di bagian depan, logo dan brand Taman Tectona menyambut para pengunjung yang datang. Oke kita masuk setelah membayar tiket di loket depan. Pandanganku langsung tertuju pada kursi malas warna ungu tergantung pada besi penyangga yang instagramable banget. Di sini berasa di teras rumah sendiri, meja kecil dan vas bunga cantik di atasnya menemani dengan setia. Ada musholanya juga di situ. Aku melihat-lihat ke seluruh penjuru dan masih bertanya-tanya tentang konsep yang diusung tempat ini. Biar gak tambah penasaran yuk mulai eksplore, ada apa aja di Taman Tectona? Continue reading “Taman Tectona, Eduwisata yang Multifungsi di Sumenep”