Telaga Kermata Airnya Bening Banget

telaga-kermata

            Telaga Kermata bukanlah tempat wisata baru di Sumenep. Dulu waktu masih awal-awal kuliah aku pernah rekreasi (istilah traveling jaman old) sama temen-temen SMA ke Sumenep. Udah berapa tahun berlalu ya? Ssst…. gak usah dihitung, pokoknya udah lama banget gitu aja. Kalau inget jaman itu pengen ketawa. Masak jalan-jalan tapi tempat wisata apa aja yang akan kita kunjungi kita pasrahkan sama sopir sekaligus pemilik mobil charteran yang kita sewa. Kudet banget ya kita, haha. Salah satu tempat wisata yang kita kunjungi yaitu Telaga Kermata ini. Nyampek di sana kita bingung karena gak ada tanda-tanda adanya tempat wisata. Kita berjalan menyusuri jalan setapak yang sekitarnya hanya berupa rawa-rawa gak jelas gitu. Sangat jauh dari kata “menarik”. Kita terus berjalan agak jauh sampai ketemu sama sumber mata air. Airnya jerniiih banget dan ada banyak ikan-ikan kecil berenang di situ. Tapi tetep aja ini bukan tempat recommended untuk dikunjungi.

            Nah, lain dulu lain pula sekarang. Telaga Kermata saat ini sudah menjelma menjadi tempat wisata hits dan kekinian di Sumenep. Beberapa waktu lalu aku bareng sama keluarga ke Taman Tectona terus ke mampir deh ke Telaga Kermata setelah itu.

telaga-kermata

Rute menuju Telaga Kermata

            Sangat mudah untuk mencapai Telaga Kermata, gak sesulit menemukan kamu, uhuk. Telaga Kermata beralamat di Jl. Saronggi Sumenep. Kalau dari arah Pamekasan tak jauh dari pertigaan Saronggi kita akan menjumpai petunjuk arah menuju Telaga Kermata di kiri jalan. Pokoknya sebelum nyampek Sumenep Kota. Masuk aja ke gang itu dan gak terlalu jauh sudah sampek. Apalagi kalau kamu pakai GPS, tinggal ngikutin petunjuk jalannya aja insyaallah pasti nyampek.

Welcome in Telaga Kermata

            Setiap dari kita yang akan masuk Telaga Kermata dikenai tiket masuk sebesar 3K. Gak mahal kan? Kita udah bebas mau ngapain aja di sana, terkecuali mau naik wahana-wahananya. Tentu kita harus bayar lagi dong sesuai tarif wahana masing-masing yang ada di Telaga Kermata. Pertama kali masuk Area Wisata Telaga Kermata Tulisan Iconic Telaga Kermata terbuat dari kayu yang dicat berwarna warni menyambut para pengunjung. Rasanya kurang afdhol kalau ke sini tidak berfoto di depan tulisan ini.

Tak jauh dari tulisan iconic ada semacam tugu kecil yang berisi keterangan sejarah asal mula keberadaan Telaga Kermata ini.

telaga-kermata

            Ada dua buah telaga di Telaga Kermata yang hanya terpisahkan oleh jalan setapak. Telaganya cukup luas dengan airnya yang jernih menggoda. Ada banyak sekali ikan-ikan kecil yang menggemaskan berebutan begitu kita melemparkan makanan ke dalam air. Pemandangan semakin eksotis dengan adanya  tumbuhan air semacam lumut berwarna hijau banyak tumbuh di beningnya air Telaga Kermata.

Wahana di Telaga Kermata

telaga-kermata
Jembatan Warna-warni

            Kalau kamu ke Telaga Kermata jangan sampai terlewat untuk mencoba beberapa wahana yang ada di sana. Tentu saja wahana yang gak jauh-jauh dari main air. Apa sajakah itu?

Sepeda Bebek Air

            Satu hal yang gak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Telaga Kermata yaitu naik sepeda bebek air. Sebelum sampai di tempat naik perahu air kita akan melewati jembatan warna-warni dengan tulisan quote-quote keren di sepanjang jembatan. Tiket naiknya cuma 10K per sepeda bebek selama kurang lebih 15 menitan, Terserah mau dinaikin berapa orang tapi yang pasti tempat duduknya cuma ada 2 loh. Kita bergantian naik sepeda bebeknya, kalau sudah sampai tenggat waktu (kayak tunggakan aja) bakal dipanggilin sama petugasnya pakek mikrofon.

  telaga-kermata  telaga-kermata

telaga-kermata

Asyik banget seru-seruan ngayuh sepeda bebek. Aku naik bertiga sama Adek dan keponakanku, abisnya udah gak ada pasangan lagi. Asyiknya lagi saat mengayuh kita tidak khawatir basah. Agak ngerinya pas mau naik aja ngebayangin goyang-goyang pas oleng, oh no. Tapi pas udah naik malah keasyikan, haha. Airnya jernih banget dan banyak ikan-ikan kecilnya. Cara naiknya gampang aja tinggal kayuh untuk maju ke depan. Pegang kendalinya putar ke kanan kalau mau belok kiri begitupun sebaliknya. Entah pokoknya kita kayuh aja gak ngerti apa bener ngemudiinnya. Yang pasti kalau udah mau ketabrak ya menghindar. Agak khawatir juga kalau nyampek di bagian tengah yang banyak rumput-rumputnya takut nyangkut gitu. Jadi kitasebisa mungkin menghindari bagian telaga yang banyak tumbuhan airnya ini.

Keramba Cinta

            Ini wahana paling special dan paling baru di Telaga Kermata. Wahana ini berada di tengah-tengah telaga, bangunan kayu berbentuk love warna pink yang asyik banget kalau difoto pakek drone. Buat yang mau menikmati wahana ini harus naik perahu per orang 10K. Nantinya perahu ini akan membawa kita mengelilingi telaga yang berada di sebelah telaga tempat naik sepeda bebek tadi terlebih dahulu kemudian mengantarkan ke Keramba Cinta untuk foto-foto dan berselfie ria di tengah telaga.

            Kita niatnya mau naik perahu soalnya si Raffi ngebet banget pengen naik perahu. Tapi pas nyampek sana perahu yang beroperasi cuma satu dan lagi dipakek. Sementara perahu satunya lagi gak ada sopir. Kita mencoba bersabar menunggu satu perahu yang terlihat muterin tengah-tengah telaga tapi kok lama banget. Akhirnya kita cancel aja dan sebagai gantinya buat membujuk Raffi untuk pulang kita membeli pop mie di kedai yang ada di pinggir telaga. Lagian juga cuaca lagi panas banget percuma nanti mau foto-foto di keramba cinta bakal kepanasan.

Spot Selfie

telaga-kermata

            Mungkin sebagian orang akan lebih suka tempat wisata yang ada spot selfienya. Di Telaga Kermata juga ada spot selfie yang disediakan bagi para pengunjung yang gemar selfie. Yang paling menarik adalah bentuk love dengan latar telaga yang airnya jernih. Di sebelahnya ada juga spot selfie berbentuk bulan dan bintang berwarna kuning juga dengan latar telaga yang jernih. Selain itu masih manyak spot selfie berupa quote-quote yang bikin baper remaja-remaja jaman now.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Telaga Kermata

            Harusnya tadi kita ke Telaga Kermata dulu sebelum ke Taman Tectona. Salah strategi banget nih. Jadinya kita nyampek di Telaga Kermata pas di siang bolong. Kalau lebih pagi kan cuacanya mungkin gak se hot ini. Abisnya ponaan aku yang krucil-krucil itu udah mendesak-desak banget buat berenang di Taman Tectona. Jadi ke Telaga Kermatanya setelah dari Taman Tectona. Alhasil kita kayak kepanggang di sana. Gak disarankan banget ke sana pas siang hari. Sepertinya waktu yang tepat kalau mau ke sana harusnya pagi atau sore saat matahari sudah tidak terlalu menyengat.

telaga-kermata telaga-kermata

4 thoughts on “Telaga Kermata Airnya Bening Banget

Terima kasih sudah komen :)