Tentang Keseruan Liburan di Banyuwangi dan Travel Partner Impian ASUS ZENBOOK UX391UA

banyuwangi

Yeaay… Alhamdulillah finally satu mimpiku terwujud. Mimpi untuk traveling ke Banyuwangi, kota kecil di ujung timur pulau jawa yang memiliki banyak sekali keindahan alam nan eksotis.

Kebetulan akhir tahun kemarin ada libur agak panjang, kesempatan emas yang gak boleh dilewatkan. Gayung bersambut, Ila juga lagi pengen banget ke Banyuwangi. Langsung deh kita bikin plan mulai dari transportasi, penginapan, sewa motor dan menyusun itinerary.

Hari Pertama di Banyuwangi

Rasanya senang sekali saat pertama kali menginjakkan kaki di depan Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi. Hari pertama kita berhasil mengeksplore Taman Nasional Baluran. Pas balik dari Pantai Bama hujan turun cukup deras, kita berteduh di bawah pohon.  Hujan mulai reda, tapi ketika mau lanjut motornya tertahan antara pembatas jalan dan hujan turun lagi.

Rasanya pengen nangis, untungnya ada orang baik yang nolongin sehingga motornya bisa kembali ke jalan yang benar. Karena udah basah dan cuaca tidak memungkinkan, rencana ke Waduk Bajul Mati harus rela dicancel. Begitupula dengan Pantai Watudodol hanya bisa kita lewati karena hujan tak kunjung berhenti. Jujur hal-hal kayak gini bikin mood berantakan, tapi kalau nurutin bad moodnya kita jadi tidak menikmati travelingnya dong. Toh dari sekian banyak kesulitan yang kita hadapi masih lebih banyak kebaikan-kebaikan yang kita temui kan.

Sorenya setelah mood membaik kita memilih untuk eksplore Banyuwangi kota aja. Udah jauh-jauh ke Banyuwangi sayang banget dong kalau melewatkan waktu begitu saja. Kita city tour ke Taman Sri Tanjung dan Kali Lo, abis itu baru deh istirahat.

Hari kedua di Banyuwangi

Kita mengejar Sunrise di Pantai Marina Boom. Banyuwangi terkenal dengan julukan sunrise of java, menjadi tempat dimana kita bisa melihat matahari terbit pertama kali di pulau Jawa. Jadi kalau lagi di Banyuwangi wajib banget menikmati sunrisenya. Pasir di Pantai Boom berwarna hitam, ombaknya tidak besar, dan pulau Bali terlihat jelas di pandangan.

Selain Pantai Boom kita juga ke Pantai Cacalan, pantainya mirip-mirip lah sama Pantai Boom. Kemudian siangnya kita ke rumah Dinas Bupati Banyuwangi dilanjutkan ke Pondok Indah Resto, Air Terjun Kalibendo, dan Air Terjun Jagir. Di sini nuansa alamnya kerasa banget, cuacanya sejuk dan segar. Kita main-main di sungai, airnya tuh jernih banget, aku betah banget di sini.

 

Destinasi terakhir dan paling utama kita ikut opentrip ke Kawah Ijen. Jam setengah satu setelah pergantian tahun kita berangkat, satu jeep ada 6 orang. 2 bule cowok, 1 bule cewek, 2 bule lokal (red: aku sama Ila, hehe), sama pak sopir. Jangan bayangkan bulenya tinggi, putih, dan baik ya. Yang ada mereka bayar toilet 2.000 aja gak mau, ckckck.

Tracking menuju Kawah Ijen itu perjuangan banget guys. Pertama jalan udah disambut sama tanjakan dan itu terus menerus sampai rest area. Abis itu lumayan lah kalaupun tanjakan gak terlalu curam dan ada pegangannya. Belum lagi untuk melihat blue fire kita harus menuruni jalur berbatu. Tapi itu semua terbayar ketika bisa melihat si api biru muncul dari balik asap tebal. Di musim penghujan banyak yang bilang jarang blue fire bisa terlihat. Jadi meski hanya bisa melihat sekilas aku udah seneng banget. Hari semakin terang, danau kawah dengan airnya yang berwarna tosca semakin terlihat. Kita kembali menaiki jalur berbatu untuk pulang sambil sesekali mengabadikan pesona Kawah Ijen yang keindahannya tidak terbantahkan.

Liburan ke Banyuwangi bagiku sangat berkesan. Aku bisa mengunjungi banyak tempat cantik mulai dari eksplore kotanya, savana, pantai, sungai, air terjun, gunung, hingga kawah. Traveling semenyenangkan itu, memberikan banyak kejutan dan pengalaman baru yang membekas dalam ingatan. Traveling itu gak cuma manis-manisnya aja loh, pasti akan ada beberapa kesulitan yang kita temui. Karena kesulitan yang berhasil kita lalui itu perjalanan kita menjadi bermakna dan tidak terlupakan.

Traveling itu menyenangkan, menuliskan cerita perjalanan saat traveling juga menjadi kesenangan tersendiri buatku. Selain untuk sharing pengalaman juga untuk mengabadikan perjalanan itu sendiri. Suatu saat nanti jika waktu telah lama berlalu dan mungkin aku lupa, aku bisa membacanya kembali. Aku bisa mengingat kembali apa yang pernah aku temui, apa yang pernah aku lihat, dengar dan rasa dalam perjalanan itu.

Kalau lagi traveling aku gak pernah bawa laptop, alasannya berat dan gak muat, gaes. Tas aja udah penuh sama baju ganti, peralatan mandi dan make up, ditambah charger dan powerbank. Belum lagi kalau jalan-jalannya naik kendaraan umum, berat bawanya hiks. So, Aku lebih memilih menuliskan cerita perjalanan kalau sudah nyampek di rumah aja.

Biasanya aku menuliskan cerita perjalanan mengandalkan laptop kesayanganku ASUS X441S. Tapi belakangan karena laptop adekku kurang mendukung untuk mengerjakan tugas dan laporan kuliahnya dia minta tukeran. Laptop si adek ini baterainya udah kurang maksimal. Paling gak nyampek 1 jam pemakain udah KO, gak bisa jauh-jauh dari colokan gitu. Drama banget ya, hiks. Sekarang sih Adek lagi libur panjang, aku bisa ketemu lagi sama laptop kesayangan ini. Tapi Februari nanti dia udah balik lagi ke kosnya, drama akan terulang lagi, hiks. Kayaknya butuh laptop baru nih.

Mungkin akan berbeda kali ya ceritanya kalau punya ASUS Zenbook S UX391UA yang baru dirilis di Indonesia pada 23 Oktober 2018 lalu. Laptop ini digadang-gadang sangat cocok buat traveler karena bodynya yang tipis dan ringan. Lihat-lihat spesivikasinya di website Asus bikin ngiler, euy.

ASUS Zenbook UX391UA Tipis, Ringan, dan Tangguh

Keunggulan utama Asus Zenbook UX391UA adalah bodynya tipis dan ringan. Untuk para traveler macam aku yang beralasan bawa laptop saat traveling berat dan ribet, ini problem solvingnya. Bodynya super tipis dengan ketebalan hanya 12,9 mm mudah banget masuk ke dalam tas dan gak makan banyak tempat. Dimensinya aja hanya seukuran kertas A4. Berat juga cuma sekitar 1 kg, ringan banget jadi masih bisa keangkut lah ya di punggung.

Asus Zenbook UX391UA juga udah tersertifikasi Military Grade MIL-STD 810G. Jadi meski bodynya tipis ketangguhannya jangan ditanya karena sudah melalui serangkaian pengujian berupa drop test, vibration test, altitude test, high temperature test, sampai low temperature test. Layaknya para traveler yang sudah tahan banting setelah melalui berbagai macam kesulitan dalam perjalanan, mulai dari cuaca panas dan hujan, medan yang terjal, licin, dan berbatu. So, urusan ketangguhan gak diragukan lagi.

asus-zenbook-ux391ua

Aku pernah nonton di youtube seorang vlogger mereview laptop Asus yang udah tersertifikasi Military Grade. Doi berkali-kali menjatuhkan laptop, menginjak, bahkan juga melindesnya dengan mobil. Laptop tersebut penyok di beberapa bagian tapi menakjubkannya pas dinyalain masih berfungsi dengan sangat baik, wow.

Traveling sama laptop ini bakalan enjoy banget. Meski terhimpit di dalam tas dan goncangan saat di kendaraan atau gak sengaja jatuh masih aman lah ya. Impian banget nih punya travel partner yang strong kayak gini.

ASUS Zenbook UX391UA, Design for ultimate comfort

Design Asus Zenbook UX391UA dirancang dengan mekanisme ergolift dimana layar ZenBook UX391UA juga berfungsi sebagai penopang bodi yang memungkinkan menambah kemiringan 5,5 sehingga menjadi lebih nyaman saat mengetik. Laptop ini bisa terbuka hingga sudut 145 supaya bisa lebih bebas memilih sudut layar terbaik.

Kadang kalau lagi menuliskan cerita perjalanan suka keasyikan ngetik kan. Dengan mekanisme ergolift, mengetik selama apapun bakalan tetap nyaman dong. Keybord ergonomis ini memiliki travelling distance 1,2mm dan udah dilengkapi dengan LED backlight. Jadi akan  tetap nyaman Mengetik di tempat gelap sekalipun.

asus-zenbook-ux391ua

Mekanisme ergolift juga memungkinkan kinerja pendingin dan audio menjadi lebih maksimal. Sistem pendingin Asus Zenbook UX391UA menggunakan teknologi impeller kipas inovatif yang dirancang untuk mengoptimalkan sirkulasi udara sehingga tetap dingin. Laptop ini juga menggunakan aplikasi quiet fan yang menjadikan pengoperasian kipas menjadi lebih senyap.

Untuk audio Asus ZenBook UX391UA bersertifikasi Harman Kardon dan SonicMaster Premium yang menghasilkan kualitas suara premium. Memiliki dua speaker menghasilkan surround sound dengan kualitas suara sinematik yang sangat bagus. Karena menggunakan amplifier khusus suara yang dihasilkan juga memiliki tingkat distorsi yang rendah dan lebih jernih. Asyik nih nonton drama korea, dengerin musik, atau nonton youtube dimanjakan suara yang enak di telinga.

ASUS Zenbook UX391UA, High Performance

Menulis cerita perjalanan di blog gak cukup hanya dengan tulisan. Supaya lebih menarik harus juga dilengkapi dengan foto bahkan video juga. Jadi butuh perangkat yang mumpuni buat dipakek multitasking mulai dari mengetik, memilah dan mengedit foto maupun video hingga mempostingnya di blog. Asus Zenbook UX391UA gak cuma asyik jadi partner traveling nih, tapi juga bisa diandalkan untuk membuat konten di blog.

Performa Asus Zenbook UX391UA sangat cepat karena udah dibekali prosesor kelas atas Inter Core i7 8550U berkecepatan hingga 4.0GHz. Mengusung arsitektur 14nm, prosesor ini juga membuat daya lebih irit. Laptop ini juga didukung oleh RAM LPDDR3 dengan kapasitas hingga 16GB dan penyimpanan menggunakan PCIe SSD dengan kapasitas 512GB.

ASUS Zenbook UX391UA udah dilengkapi dengan baterai lithium-polymer 4-cell. Daya tahan baterai yang lama sangat menunjang aktivitas seharian. Say good bye sama drama nyari-nyari colokan, hehe. Pengisian baterainya juga lebih cepat, bisa sampai 60% dalam waktu 49 menit. Mau dibawa traveling kemana aja juga bisa diandalkan.

ASUS Zenbook UX391UA, The Art of Perfection

Tampilan Asus Zenbook UX391UA kelihatan anggun dan mewah. Pernah lihat momen magis saat fajar ketika matahari menerangi langit biru pagi? Itulah inspirasi warna deep dive blue pada laptop ini yang dipadikan dengan tampilan berlian rose gold pada tepiannya. Perpaduan yang sempurna menunjukkan tampilan yang berkelas.

Layar ASUS ZenBook UX391UA menggunakan teknologi tampilan NanoEdge layar 13,3 inci dengan bezel 5,9mm dan screen-to-body ratio 85%. Tampilan warna laptop ini jernih dan memiliki detail warna yang baik berkat dukungan 100% sRGB color gamut dan resolusi Full HD (1920×1080).

ASUS Zenbook UX391UA, Koneksi Cepat dan Aman

ASUS Zenbook S UX391UA didukung dengan tiga port USB Type-C yang sangat mendukung kecepatan transfer data sangat tinggi hingga 40 Gbps. Dua di antara port USB  merupakan port Thunderbolt 3. Mau transfer foto-foto dan video saat traveling jadi lebih cepat dong.

Selain itu teknologi Asus Wifi Master membuat koneksi lebih cepat dan lebih andal pada jarak yang lebih jauh. Dan dengan MU-MIMO kinerja wifi 3x lebih cepat di lingkungan multi-perangkat. Nah kalau lagi pas butuh wifi di penginapan saat traveling bisa lebih mudah tersambung.

asus-zenbook-ux391ua

Touchpad di Zenbook UX391UA sudah dilengkapi dengan sistem sentuh hingga lima jari. Urusan keamanan, di ujung kanan atas touchpad terdapat sebuah sensor sidik jari atau fingerprint yang bisa digunakan untuk masuk ke dalam Windows tanpa harus mengetik password. Jadi lebih cepat dan aman.

Huwaaaa, jadi mupeng banget kalau udah tahu spesifikasi dari ASUS Zenbook UX391UA, tipis, ringan, tangguh, canggih, dan anggun. Siapa coba yang gak pengen punya travel partner kayak gini. Ngomongin soal traveling, nyari travel partner itu memang harus yang strong dan gak rewel kayak ASUS Zenbook UX391UA. Karena traveling itu bukan cuma seneng-senengnya aja. Tidak jarang kita menghadapi kesulitan dalam perjalanan. Tapi itulah sejatinya perjalanan, keadaan sesulit apapun harus dihadapi agar kita semakin kuat. Dan partner traveling yang tangguh itu bisa saling menguatkan.

Oh ya aku seneng banget bisa mengeksplore Banyuwangi. Keindahan alamnya membuatku ingin kembali suatu saat nanti. Dan juga karena masih ada beberapa tempat yang belum bisa aku kunjungi karena jarak dan waktu. Semoga terkabul, suatu saat bisa mengeksplore Pantai Teluk Hijau dan Pantai Pulau Merah Banyuwangi ditemani sama travel partner impian ASUS Zenbook UX391UA. Amin.

Note : Sumber gambar website Asus dan dokumentasi pribadi

12 thoughts on “Tentang Keseruan Liburan di Banyuwangi dan Travel Partner Impian ASUS ZENBOOK UX391UA

  1. tahun lalu aku travelling ke bwi, tapi cuma ke pantai boom, pantai syariah, klenteng, sama museum blambangan.

    Banyuwangi ini unik sih. Tempat wisatanya ada di daerah kota. Jadinya kalau mau eksplore wisata tuh enak, karena dekat dengan jangkauan

  2. Seru banget liburannya…. Aq pengen banget ke Banyuwangi. Beberapa kali bikin rencana tapi gagal mulu.
    Moga2 tahun ini bisa ke sana. Perjalanan sekitar 8 jam *hehe waktu yg panjang dan bisa bikin beberapa artikel tuh + beresin urusan kerja. Moga2 kesananya bisa bawa Asus Zenbook UX391UA yg enteng dan hemat tempat itu…

    Good luck ya mba. Moga2 bisa sama2 dapet laptop baru ug kece ini…

  3. Pantai teluk hijau cakep mba. Asal cuaca cerah, air laut jernih dan kehijauan. Pasirnya bersih. Cocok dengan perjuangan sampai sana.
    Btw…laptopku juga menyedihkan nasibnya. Hanya bisa bertahan selama 30 menit. #2019gantilaptop. Good luck ya mba.

    1. Worth it banget sama perjalanannya ya Mbak
      Pengen banget ke Teluk Hijau, tapi kemarin pas ke Banyuwangi kayaknya kejauhan kalau naik motor
      Soalnya masih mau ke Baluran juga
      Yes, semangat Mbak #2019gantilaptop

Terima kasih sudah komen :)