Touring ke Pantai Nepa Sampang Madura

“Travelling itu bukan hanya tentang tempat tujuan. Tapi bagaimana kita melalui perjalanannya dan bagaimana menikmati keindahannya”

My Freedom
My Freedom

Rencana awal aku mau ke pantai Bato Kerbuy di Pasean, daerah utara Pamekasan. Ervan ngusulin buat ke Nepa aja karena pantainya lebih bagus ditambah di sana ada hutan kera juga. Masih sama-sama pantai utara sih tapi udah masuk Kabupaten Sampang tepatnya di Desa Nepa Kecamatan Banyuates. Terserahlah yang penting hari minggu aku mau jalan-jalan. Biar lebih seru aku ngajakin teman-teman dan yang bisa ikut ada 9 orang (Aku, Dik Dian, Dik Yatik, Dik Tiwi, Ervan, Dik Dayat, Dik Rosy, Dik Herus, dan adiknya Ervan).

Berangkat sekitar jam 8 pagi naik motor. Rute yang kita lewati adalah Kadur, Pakong, dan Waru. Jalanan di sini Menanjak dan berkelok disertai lubang-lubang yang sesekali muncul. Membuatku menyerah untuk menyetir sendiri dan memilih membonceng saja. Aku tidak terlalu ahli menyetir jadi aku serahkan sama ahlinya aja. daripada nanti nyampeknya sore dengan kondisi motor tercerai berai, hehe. Dik Dian hebat dia bisa nyetir sampek tempat tujuan.ckckck salut deh.

Lima motor melaju dengan berbaris. Kita seperti komunitas motor yang lagi touring. Sebenarnya gak bisa sepenuhnya disebut touring sih. Pakaian kita kurang mendukung karena gak pakek jaket, masker, dan sarung tangan. Gak sengaja aja Dayat ngasih kode-kode touring untuk ngasih tau teman-teman di belakang kalau lagi ada hambatan di depan. Terus deh sepanjang perjalanan Dayat sama Ervan ngasih kode-kode gitu untuk mengkordinir teman-teman. Sehingga perjalanan menjadi lebih kompak. Seru.

Touring
Touring

Jalanan naik turun bukit ini menyajikan pemandangan hijau nan asri yang menyegarkan mata. Kalau lagi melewati jalan yang menurun aku rentangkan tangan menyambut sapuan angin yang lembut untuk meresapi kesegaran yang dibawanya. Ah, Lebay. Setelah melewati Waru kita menuju jalur pantura dengan laut yang membentang di sepanjang jalan. Kalau sudah sampai di Kecamatan Ketapang berarti sudah dekat. Nanti ada gapura sederhana dengan tulisan “Kawasan Pantai Nepa”.

Hari Minggu seperti ini cukup rame. Sudah banyak motor di parkiran. Cuma bayar parkir motor Rp. 3000 kita bebas bermain-main sepuasnya. Katanya sih pas hari Minggu aja yang rame, kalau hari-hari biasanya sepi. Setelah beristirahat sebentar kita masuk ke hutan kera. Sebelum masuk kita foto bareng dulu.

Pintu masuk hutan kera
Pintu masuk hutan kera

Untuk menyusuri hutan ini gak perlu khawatir kesasar karena sudah ada jalur khusus yang cukup lebar. Kita tinggal mengikuti aja ding. Beberapa kera sibuk berebutan makan yang dikasih pengunjung. Karena lagi rame kita tidak takut masuk sampek mentok di dalem. Kera di sini terkenal jinak malah terkesan cuek menurutku. Sulit banget bisa foto sama mereka. Mereka cuma mau deket kalau dikasih makanan. Untung tadi pas mau masuk ada pengunjung lain yang udah mau pulang ngasih sisa jagungnya. Jadi bisa mancing kera-kera ini buat mendekat. Tapi jangan coba ganggu mereka karena mereka juga bisa garang kalau diganggu. Kurang afdol rasanya kalau gak foto-foto. Ada yang bilang foto itu lebih kuat dari memory kita. Jadi mari kita berfoto.

20150125_104400
Foto bareng di dalam hutan kera
C360_2015-01-25-10-48-55-988
ngasih makan kera

Foto yang paling aku suka yang ini. berasa lagi ngobrol sama nih monyet, hahaha.

Apa kabar kera???
Apa kabar kera???

Keluar dari hutan kera angin pantai langsung menyambut. Kita menikmati romantisme belaian angin pantai di pintu masuk hutan kera sambil menyaksi lalu-lalang pengunjung yang keluar masuk. Pantai Nepa adalah pantai utara Madura Tapi kenapa otakku berpikir kalau pantai ini ada di sebelah selatan? Buta arahku kumat 180 derajat. Barat jadi timur. Timur jadi barat. Anjirrrrrrr….

Karena Dik Yatik sama Dik Tiwi belum makan jadi kita makan dulu mengisi bahan bakar. Sementara bagian cowok-cowoknya langsung bermain di pantai. Dayat sama Ervan malah mandi. Hanya ada satu warung penjual makanan di sini yaitu rujak. Harganya Rp. 5.000 perporsi. Rujak di sini Ada campuran mienya. Rasanya sih sama kayak rujak biasanya, enak. Bumbu kacangnya kerasa banget.

20150125_115110
Rujak di pantai Nepa

Abis makan saatnya main di pantai. Cukup bersih dengan garis pantai memanjang kea rah timur. Aku gak mau Cuma duduk manis di pinggir pantai tapi gak niat buat mandi juga sih. Cuma pengen berkejaran dengan ombaknya yang lembut. Matahari tepat di ubun-ubun tapi panasnya gak terlalu kerasa karena hempasan angin yang cukup kencang. Aku bebas lari-larian saat ombak menghempas membasahi bagian bawah celana yang kugulung. Kita bisa konyol-konyolan di sini, melemparkan botol ke laut dan menjemputnya kembali ketika ombak mengembalikannya. Siapa yang peduli. Tak peduli pantai ini berubah arah 180 derajat. Aku bebas teriak-teriak sesukaku hingga lelah. Aku ngerasa bebas, lepas. Sekali-sekali kita perlu keluar dari dunia dimana tidak ada yang menegnal kita. Untuk bisa menikmati kebebasan yang memikat.

bebas lari-larian di pinggir pantai
bebas lari-larian di pinggir pantai

Jalan-jalan kali ini aku ngerasa benar-benar travelling. Benar-benar menikmati setiap inchi perjalanan yang kita lewati. Apalagi pas pulangnya. Pemandangan laut yang memukau sepanjang jalan membuatku gak tahan buat melewatkan keindahan ini. aku hirup udara dalam-dalam dan berseru aaaaaaaaaaahhhhhhhhhh. Ervan malah menarik gasnya lebih kencang untuk menambah keseruan yang kunikmati. Jalur pantura tidak terlalu ramai sehingga bisa menambah sedikit kecepatan.

Sebenarnya dekat-dekat sini ada beberapa tempat bagus lainnya seperti Waduk Nepa dan Air terjun yang langsung bermuara ke laut. Tapi kita sengaja memilih untuk pulang. Kita sudah sangat puas menikmati keseruan di Pantai Nepa dan hutan Kera. Seru Abis pokoknya. Seneng banget bisa menikmati hari ini.

Cuaca seharian ini cerah banget padahal sekarang lagi musim penghujan. Bersyukur banget kita tidak mengalami kendala dengan hujan. Dia pengertian banget turun saat aku sudah sampai di rumah. Berakhir sudah traveling kali ini. sampai jumpa di adventure berikutnya :).

2 thoughts on “Touring ke Pantai Nepa Sampang Madura

Terima kasih sudah komen :)