Workshop Entrepreneurship by FOKAL MQ

entrepreneurship-fokal

Pamekasan, 20 Maret 2016

Alhamdulillah, acara Workshop Entrepreneurship yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Alumni (Selanjtunya disebut FOKAL) MA Miftahul Qulub berjalan dengan lancar. Bertempat di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan acara ini mengusung tema “Menumbuhkan Minat Berwirausaha dalam Menghadapi MEA, Siapa Takut?”. Seperti yang kita tahu, tahun 2016 ini Indonesia menghadapi pasar bebas ASEAN yang biasa kita sebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Karenanya tujuan diadakannya acara ini untuk memberikan wawasan kepada kita kaum muda agar mau berwirausaha. Supaya mampu berdaya saing di kancah pasar bebas ASEAN.

Ini adalah acara perdana FOKAL di luar lingkungan sekolah dan alumni. Bisa dibilang ini acara go publicnya FOKAL dengan mengundang delegasi pengurus OSIS SMA, MA, dan SMK se Pamekasan, perwakilan organisasi ekstra, perwakilan pengurus BEM Universitas yang ada di Pamekasan, serta Alumni MA Miftahul Qulub tentunya. Kerja keras kita menyebar undangan selama seminggu ke sekolah-sekolah membuahkan hasil yang ranum. Terbukti banyak perwakilan dari sekolah-sekolah yang kita undang kayak SMA 1, 2, dan 3 semuanya dateng. Padahal sebelumnya udah ketar-ketir khawatir gak ada yang dateng. Tapi alhamdulillah 100 kursi yang kita sediakan terisi penuh. Teman-teman alumni juga banyak yang hadir jadi bisa sekalian reunian, hehe.

entrepreneurship-fokal
Kelompok Hadrah Miftahul Qulub
entrepreneurship-fokal
MC

Acara dibuka dengan tabuhan rebana diiringi lantunan shalawat Nabi dari kelompok hadrah asal Miftahul Qulub. Sebagai penyambut tamu lah ceritanya.

Dilanjutkan dengan opening ceremony yang dipandu sama Dik Althof. Pembacaan kalam ilahi diisi oleh Dik Wajid yang memiliki suara emas. Kemudian laporan ketua panitia (skip), sambutan Ketua Umum FOKAL, Sambutan Pembina FOKAL Bapak Zainal Arifin, MPd sekaligus pembukaan acara.

entrepreneurship-fokal entrepreneurship-fokal entrepreneurship-fokal

Setelah penutup acara inti langsung diserahkan sama Kak Heros yang juga alumni.

Pemateri pertama, Kak Ali Hosnan (ketua APPMI dan pemilik gula aren semut)membuka materi dengan penuh semangat. Membuat peserta lebih termotivasi selama acara. Salah satu kiat menjadi pengusaha sukses menurut Kak Ali Hosnan adalah memiliki ide kreatif dan percaya diri. Salah satu kuncinya juga langsung memulai tanpa menunda-nunda karena manusia memiliki seribu alasan yang menyebabkannya gagal. Sayangnya setelah memberikan materi Kak Ali Hosnan tidak bisa mengikuti sampai akhir acara karena harus ke Malang untuk menghadiri Sertifikasi Trainer. Ada Mbak Nurul, adik kandung Kak Ali Hosnan yang menggantikannya sampai akhir acara.

entrepreneurship-fokal
Moderator (Kah Heros)

entrepreneurship-fokal  entrepreneurship-fokal

Pemateri kedua dilanjutkan oleh Kak Taufik yang lebih banyak membahas dari sisi Ekonomi Islam. Mengulas tentang cerita di jaman Nabi Muhammad dimana banyak para sahabat yang berprofesi sebagai pedagang. Saat harus hijrah ke Madinahpun hal pertama yang ditanyakan para muhajirin adalah pasar agar mereka bisa berdagang/berwirausaha.

Bapak Jhon Yulianto selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pamekasan turut menjadi pemateri dalam acara ini. Beliau datang terlambat karena ibunda beliau ada di rumah sakit. Tapi beliau menyempatkan hadir memenuhi undangan kami untuk menjadi pemateri. Ada satu hal yang beliau singgung adalah tentang para pengusaha kaum bersarung yakni orang-orang yang berasal dari pesantren. Karenanya kita sebagai para alumni pondok pesantren diharapkan mampu membangkitkan masa-masa kejayaan bisnis kaum bersarung.

IMG-20160322-WA0006

Acara terakhir adalah tanya jawab dari beberapa peserta. Salah satunya dari Dik Althof tentang bagaimana kiat menjadi pebisnis dengan kesibukan lain yang padat. Jawaban dari Kak Taufik bahwa dalam berwirausaha tak ada alasan tidak punya waktu karena bisnis dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Misalnya bisnis online.

entrepreneurship-fokal

entrepreneurship-fokal entrepreneurship-fokal

Pertanyaan dari peserta lainnya adalah bagaimana bisa menjadi seorang pengusaha kalau melihat minat untuk belajar akuntansi dari temen-temennya sangat rendah. Menurut Kak Taufik menjadi Pengusaha tidak dilihat dari latar belakangnya. Siapapun bisa jadi pengusaha asalkan mau berusaha.

Demikian sekelumit materi yang disampaikan dalam acara Workshop entrepreneurship. Ini rangkuman hasil nodong penjelasan dari moderator. Karena aku sendiri gak bisa mengikuti paparan pemateri secara penuh. Semoga bisa bermanfaat.

Harapan kami ke depan teman-teman khususnya para laumni MA Miftahul Qulub yang berminat menjadi pengusaha dapat memulai usahanya setelah acara ini. aku bersyukur acara ini berjalan dengan lancar.

Di Balik Workshop Entrepreneurship by FOKAL MQ

Ketika di daulat menjadi ketua panitia dalam acara ini seperti ada beban yang memberati. Bukan apa-apa aku takut tak bisa maksimal mengingat kalau siang aku kerja dari pagi sampek sore. Benar saja aku tak bisa benar-benar maksimal dalam mempersiapkan acara ini. persiapan berjalan cukup lambat. Surat-surat dan proposal aja baru selesai setengah bulan sebelum hari H. Dan kita baru menjalankan proposal H-12. Penyebaran undangan cukup terhambat karena masih menunggu fix tempat dari pihak pendopo Wakil Bupati yang baru acc H-5.

entrepreneurship-fokal

Ada banyak kendala yang kami hadapi. Mulai dari Dik Dian sebagai sekretaris pelaksana diterima kerja H-7 sebelum acara sehingga urusan surat-menyeurat menjadi cukup tersendat, beberapa teman yang tidak kompeten dengan tugasnya sehingga teman yang lain terpaksa mengerjakan tugas rangkap. Pas rapat pematangan juga hanya sedikit temen-temen yang datang. Pas hari H juga temen-temen panitia datangnya lebih siang dari jadwal yang diminta. Seharusnya panitia datang lebih awal untuk persiapan acara. Wasik sebagai sie acara ijin datang terlambat pas acara karena masi ke acara mantenan sepupunya. Tapi aku harus berterima kasih padanya karena meski gak bisa datang tepat waktu dia menghandle tugasnya dengan sangat baik, memastikan semua pengisi acara benar-benar fix, tinggal aku ngebantu kordinasi dalam pelaksanaan di tempat acara.

Acara ini beneran menguras tenaga dan emosi. Untungnya alhamdulillah acara yang kami gelar cukup sukses dengan banyaknya peserta yang datang. Temen-temen alumni juga banyak yang hadir meramaikan acara. Masalah-masalah yang sebelumnya memberati semua menguap karena suksesnya acara ini. coba acaranya gak sukses makin tambah stress diriku.

Terakhir setelah acara ada rapat evaluasi. Ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki, komitmen temen-temen untuk dapat melaksanakan tugas dengan lebih kompeten, memastikan tempat acara jauh-jauh hari sebelum hari H, konsep yang lebih matang dan beberapa hal lainnya. Berharap rapat evaluasi ini menjadi pelajaran untuk acara-acara ke depan menjadi lebih baik.

                Terima kasih tema-teman yang sudah bekerja keras mensukseskan acara ini, teman-teman delegasi Osis dari SMA, MA dan SMK yang datang,  alumni-alumni yang hadir, para undangan guru-guru, dan semua peserta yang turut meraimaikan acara ini. serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu-persatu.